Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pindah ke IKN, Gubernur BI: Jakarta Tetap Akan Menjadi Pusat Kegiatan..

Kompas.com - 21/03/2024, 04:08 WIB
Rully R. Ramli,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan, pihaknya siap untuk berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun demikian, Jakarta masih akan menjadi salah satu pusat kegiatan operasional bank sentral.

Perry menjelaskan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, kantor pusat BI harus berada di ibu kota negara. Oleh karenanya, kantor pusat BI akan beralih ke IKN.

"UU menyatakan, kedudukan BI adalah di ibu kota negara, oleh karena itu kantor pusat BI sesuai UU akan juga kantor pusatnya di IKN," ujar Perry, dalam konferensi pers, di Gedung BI, Jakarta, Rabu (20/3/2024).

Baca juga: Baru 2.505 ASN yang Siap Dipindahkan ke IKN

Sementara itu, kantor pusat BI yang saat ini berada Jl MH. Thamrin, Jakarta Pusat, akan menjadi bagian dari kantor cabang BI. Meskipun berstatus kantor cabang, kantor BI di Jakarta Pusat masih akan menjadi pusat kegiatan berbagai aktivitas bank sentral.

"Tentu saja Jakarta akan tetap menjadi pusat kegiatan karena operasional sebagian besar, pembayaran, moneter, cadangan devisa, sektor keuangan, ada di Jakarta," tutur Perry.

Meskipun kantor pusat pindah ke IKN dan sebagian besar kegiatan operasional bank sentral tetap berada di Jakarta, Perry bilang, aktivitas perumusan kebijakan tidak akan terganggu. Pasalnya, BI sudah terbiasa memanfaatkan kanal teknologi digital.

"BI itu sejak Covid sudah terbiasa digital dan pola kerjanya sudah pola kerja hybrid," kata Perry.

"Seperti sekarang Pak Juda (Deputi Gubernur BI) meski sedang dinas di Basel, tapi tetap saja 2 hari ini ikut RDG dan itu sah sesuai peraturan dewan gubernur," sambungnya.

Perry pun memastikan, pihaknya akan mulai pindah ke IKN pada 17 Agustus mendatang. Ini sebagiamana yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

"Insya Allah 17 Agustus kami akan bersama juga ikut dengan pemerintah berkantor pusat di IKN," ucapnya.

Baca juga: Bangun IKN, Pemerintah Belajar dari 4 Negara Ini

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Anggaran Negara Catat Defisit Pertama Pada Mei 2024, Sebesar Rp 21,8 Triliun

Anggaran Negara Catat Defisit Pertama Pada Mei 2024, Sebesar Rp 21,8 Triliun

Whats New
Tim Prabowo Sebut Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp 71 Triliun Masih Bisa Berubah

Tim Prabowo Sebut Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp 71 Triliun Masih Bisa Berubah

Whats New
BSI International Expo 2024 Cetak Nilai Transaksi Rp 2 Triliun dengan 52.000 Pengunjung

BSI International Expo 2024 Cetak Nilai Transaksi Rp 2 Triliun dengan 52.000 Pengunjung

Whats New
Bank Dunia Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,1 Persen pada 2024-2026

Bank Dunia Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,1 Persen pada 2024-2026

Whats New
Staf Presiden: Harga Beras Masih akan Naik di Bulan-bulan Mendatang

Staf Presiden: Harga Beras Masih akan Naik di Bulan-bulan Mendatang

Whats New
Pegadaian Buka Lowongan Kerja hingga 30 Juni 2024, Simak Kualifikasinya

Pegadaian Buka Lowongan Kerja hingga 30 Juni 2024, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Industri Logam dan Peralatan Dominasi Realisasi Investasi RI Kuartal I 2024

Industri Logam dan Peralatan Dominasi Realisasi Investasi RI Kuartal I 2024

Whats New
Ciptakan Iklim Bisnis Kondusif, Bea Cukai Beri Izin TPB Berkala untuk 2 Perusahaan di Sumut

Ciptakan Iklim Bisnis Kondusif, Bea Cukai Beri Izin TPB Berkala untuk 2 Perusahaan di Sumut

Whats New
Sri Mulyani dan Tim Prabowo Tampil Bersama, Bantah Kabar APBN Jebol

Sri Mulyani dan Tim Prabowo Tampil Bersama, Bantah Kabar APBN Jebol

Whats New
Bea Cukai Teluk Nibung Gagalkan Ekspor Ilegal 100 Ekor Reptil ke Malaysia

Bea Cukai Teluk Nibung Gagalkan Ekspor Ilegal 100 Ekor Reptil ke Malaysia

Whats New
3 Fenomena Ini Bikin Gen Z Sulit Mengelola Keuangan, Apa Saja?

3 Fenomena Ini Bikin Gen Z Sulit Mengelola Keuangan, Apa Saja?

Earn Smart
Sri Mulyani: Prabowo Komitmen Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen

Sri Mulyani: Prabowo Komitmen Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen

Whats New
Sunra Tebar Promo Pembelian Motor di Listrik di PRJ 2024

Sunra Tebar Promo Pembelian Motor di Listrik di PRJ 2024

Spend Smart
Bisa Beri Dampak Positif, BIPI Consulting Sediakan Layanan Konseling untuk SDM Perusahaan

Bisa Beri Dampak Positif, BIPI Consulting Sediakan Layanan Konseling untuk SDM Perusahaan

Whats New
Kurs Rupiah Hari Ini 24 Juni 2024 di BNI hingga Bank Mandiri

Kurs Rupiah Hari Ini 24 Juni 2024 di BNI hingga Bank Mandiri

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com