Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hutama Karya Catatkan Laba Bersih Rp 1,87 Triliun pada 2023

Kompas.com - 17/04/2024, 06:30 WIB
Yohana Artha Uly,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,87 triliun sepanjang 2023. Kinerja laba yang sudah diaudit tersebut naik 521 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto mengatakan, perolehan kinerja keuangan tersebut menjadi titik balik bagi transformasi menyeluruh yang dilakukan perusahaan, mulai dari aspek keuangan, pengembangan bisnis dan investasi.

"Salah satu aksi korporasi yang dilakukan yaitu asset recycling yang dilakukan terhadap kerja sama investasi 2 ruas Jalan Tol Trans Sumatera," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/4/2024).

Baca juga: Kementerian BUMN Rombak Jajaran Direksi Hutama Karya, Simak Rinciannya

Pendapatan perusahaan tercatat mencapai Rp 26,93 triliun atau meningkat 11,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar sama Rp 24,08 triliun.

Adapun dua tol tersebut yakni Jalan Tol Medan – Binjai sepanjang 16,8 kilometer (km) dan Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 140,9 km. Asset recycling dua tol ini dilakukan bersama dengan Indonesia Investment Authority (INA) senilai Rp 20,5 triliun pada Juni 2023 lalu.

Ia menjelaskan dari kerja sama investasi tersebut, terdapat perbaikan dalam liabilitas perusahaan dari Rp 70,53 triliun menjadi Rp 53,11 triliun atau penurunan sebesar 24,70 persen.

Baca juga: Penjelasan Hutama Karya soal Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Tol Trans Sumatera

 

Selaras dengan itu, ekuitas Hutama Karya juga ditandai mengalami peningkatan 35,96 persen menjadi sebesar Rp 116,62 triliun dari sebelumnya Rp 85,78 triliun.

Dari sisi perolehan kontrak baru, Hutama Karya mengantongi nilai kontrak baru sebesar Rp 30,88 triliun di 2023, tumbuh 55,51 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 19,85 triliun. Kontrak ini sebagian besar didominasi dari pekerjaan jalan dan jembatan.

"Hutama Karya juga turut mendorong akselerasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan mengerjakan 6 proyek infrastruktur diantaranya Tol IKN Pulau Balang – Sp Riko, Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator 2, dan Jaringan Pipa Air Limbah 1 dan 3 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN," kata Budi.

Baca juga: Hutama Karya Mulai Tutup Layanan Top Up Uang Elektronik di Tol Pekanbaru-Dumai

Ia menambahkan, peningkatan kinerja keuangan Hutama Karya terlihat pula dari menguatnya aset konsolidasi perusahaan sebesar Rp 169,74 triliun di 2023, naik 8,59 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 156,32 triliun.

Kinerja keuangan di 2023 juga mencatatkan rasio keuangan yang baik, antara lain current ratio sebesar 2,27x yang menyatakan pengelolaan modal kerja untuk memenuhi kewajiban jangka pendek menunjukkan perbaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 1,97x.

"Di tahun ini perusahaan juga mencatatkan nilai interest coverage ratio yang baik, yaitu sebesar 1,46x yang menandakan bahwa operasi perusahaan mampu menutupi beban-beban keuangan atas pinjaman yang dilakukan," ucap Budi.

Baca juga: Sri Mulyani Dapat Restu DPR untuk Suntik Hutama Karya, Airnav, hingga Wika

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kemenhub Bahas Tarif LRT Jabodebek Pekan Ini, Promo Bakal Berlanjut?

Kemenhub Bahas Tarif LRT Jabodebek Pekan Ini, Promo Bakal Berlanjut?

Whats New
Blibli Hadirkan Promo Kosmetik dan Skincare, Ada Cashback 100 Persen

Blibli Hadirkan Promo Kosmetik dan Skincare, Ada Cashback 100 Persen

Spend Smart
[POPULER MONEY] Cara Cek Sertifikat Tanah secara Online | Penjelasan Super Air Jet soal Pesawat Keluar Landasan

[POPULER MONEY] Cara Cek Sertifikat Tanah secara Online | Penjelasan Super Air Jet soal Pesawat Keluar Landasan

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Tak Lebih dari 6,25 Persen hingga Akhir 2024

Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Tak Lebih dari 6,25 Persen hingga Akhir 2024

Whats New
Pasar Obligasi Melemah pada April 2024, Bagaimana Potensinya ke Depan?

Pasar Obligasi Melemah pada April 2024, Bagaimana Potensinya ke Depan?

Earn Smart
Penjelasan Lengkap BPJS Kesehatan soal Ikang Fawzi Antre Layanan Berjam-jam

Penjelasan Lengkap BPJS Kesehatan soal Ikang Fawzi Antre Layanan Berjam-jam

Whats New
Naik, Ini Kupon ST009, ST010, ST011, dan SWR004 periode Mei-Agustus

Naik, Ini Kupon ST009, ST010, ST011, dan SWR004 periode Mei-Agustus

Whats New
Bidik Pasar RI, Produsen Motor Listrik Sunra Hadirkan Produk Harga Ekonomis

Bidik Pasar RI, Produsen Motor Listrik Sunra Hadirkan Produk Harga Ekonomis

Whats New
Cara Transfer BNI ke Mandiri melalui ATM dan Mobile Banking

Cara Transfer BNI ke Mandiri melalui ATM dan Mobile Banking

Spend Smart
Cek Jadwal Pembagian Dividen Indosat Rp 2,16 Triliun

Cek Jadwal Pembagian Dividen Indosat Rp 2,16 Triliun

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Satu Tahunan via Online

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Satu Tahunan via Online

Spend Smart
BNI Taplus Muda Tidak Ada Buku Tabungan?

BNI Taplus Muda Tidak Ada Buku Tabungan?

Spend Smart
Jumlah Penumpang KAI Naik 23 Persen Selama Libur Panjang Waisak

Jumlah Penumpang KAI Naik 23 Persen Selama Libur Panjang Waisak

Whats New
Info BNI Taplus Muda Minimal Saldo dan Biaya Admin Bulanannya

Info BNI Taplus Muda Minimal Saldo dan Biaya Admin Bulanannya

Spend Smart
Syarat Buka Rekening BNI Taplus Muda dan Setoran Awalnya

Syarat Buka Rekening BNI Taplus Muda dan Setoran Awalnya

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com