Kompas.com - 20/08/2019, 16:30 WIB
Market Update Manulife Aset Manajemen Indonesia dengan Director & Chief Investment Fixed Income Officer MAMI Ezra Nazula dan Chief Economist & Investment Strategist MAMI Katarina Setiawan, Kamis (26/4/2018). KOMPAS.com/Mutia FauziaMarket Update Manulife Aset Manajemen Indonesia dengan Director & Chief Investment Fixed Income Officer MAMI Ezra Nazula dan Chief Economist & Investment Strategist MAMI Katarina Setiawan, Kamis (26/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) pada Kamis (20/8/2019) mendatang bakal mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan.

Salah satu yang dibahas adalah mengenai kebijakan suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR).

Pengumuman tersebut menjadi penting lantaran bakal memengaruhi kondisi pasar keuangan di Indonesia.

Director and Chief Investment Officer, Fixed Income PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Ezra Nazula mengatakan, keputusan BI pada RDG mendatang bakal menyesuaikan dengan kecenderungan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed).

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Penurunan Suku Bunga BI Bisa Berlanjut

Adapun The Fed diprediksi bakal menurunkan kembali suku bunga mereka pada September mendatang setelah akhir Juli lalu, mereka menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya setelah satu dekade sebesar 25 basis poin (bps) menjadi di kisaran 2 persen hingga 2,5 persen.

"Jika BI akhirnya menurunkan kembali suku bunga bulan ini, kami enggak terkejut. Karena negara lain juga sudah menurunkan suku bunga juga," ujar Ezra di Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ezra menjelaskan, BI masih memiliki ruang yang cukup lebar untuk menurunkan suku bunga lantaran selisih antara suku bunga dengan inflasi (real interest rate) yang masih cukup tinggi.

Selain itu, selisih antara imbal hasil obligasi pemerintah dengan imbal hasil obligasi Amerika Serikat juga masih cukup lebar.

"Untuk real interest rate, kita masih ada ruang 250 bps," ujar Ezra.

Baca juga: BI Diprediksi Bakal Kembali Pangkas Suku Bunga

Ezra menjelaskan, kebijakan BI berjalan beriringan dengan kebijakan bank sentral di dunia yang saat ini juga cenderung kian menurunkan suku bunganya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.