BI: Indeks Keyakinan Konsumen Agustus Turun

Kompas.com - 05/09/2019, 17:39 WIB
Ilustrasi indeks keyakina konsumen ShutterstockIlustrasi indeks keyakina konsumen

JAKARTA, KOMPAS.com - Survei Konsumen Bank Indonesia pada Agustus 2019 mengindikasikan optimisme konsumen tetap terjaga. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Agustus 2019 yang tetap berada dalam zona optimis (di atas 100) yaitu sebesar 123,1.

Namun, angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan IKK sebelumnya yang sebesar 124,8.

"Masih terjaganya optimisme konsumen terutama ditopang oleh persepsi konsumen yang masih tetap positif terhadap kondisi ekonomi saat ini," tulis BI dalam keterangan di laman resminya, Kamis (5/9/2019).

Baca juga: Berapa Besaran Kompensasi Bagi Konsumen yang Kena Pemadaman Listrik PLN?

Hampir seluruh kelompok tingkat pengeluaran responden mengalami penurunan level IKK. Penurunan paling besar terlihat pada responden dengan kelompok pengeluaran Rp 2,1 juta-Rp 3 juta per bulan yang turun 6,0 poin dari 129,1 pada bulan Juli 2019 dan menjadi 123,1 di bulan Agustus 2019.

Sementara dilihat dari sisi usia, penurunan IKK terjadi pada hampir seluruh kelompok usia responden. Penurunan paling besar terlihat di responden dengan rentang usia 51-60 yang mengalami penurunan sebesar 5,8 poin dari 117,9 di bulan Juli 2019 dan menjadi 112,1 di bulan Agustus 2019.

" Persepsi konsumen tersebut didukung oleh keyakinan terhadap ketersediaan lapangan kerja dan pembelian barang tahan lama (durable goods) yang membaik," jelas BI.

Di samping itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan juga masih berada pada level optimis, meskipun tidak sekuat bulan sebelumnya terutama pada perkiraan terhadap penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja pada 6 bulan mendatang.

Hasil survei juga mengindikasikan tekanan kenaikan harga pada 6 bulan mendatang (Februari 2020) diprakirakan menurun. Hal ini terindikasi dari penurunan Indeks Ekspektasi Harga 6 bulan yang akan datang dari 174,9 pada bulan sebelumnya menjadi 170,0.

"Penurunan tersebut didukung oleh ketersediaan pasokan barang yang memadai dan kelancaran kegiatan logistik distribusi barang," sebutnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X