Meneguk Nikmatnya Bisnis Kopi...

Kompas.com - 03/11/2019, 17:03 WIB
Vienna Coffee Festival berlangsung 11-13 Januari 2019. Festival kopi ini menjadi ajang bagi perusahaan, kedai kopi, dan negara pengusaha kopi untuk mempromosikan keunggulan produk masing-masing. Indonesia pun tak mau ketinggalan. AWIS MRANANIVienna Coffee Festival berlangsung 11-13 Januari 2019. Festival kopi ini menjadi ajang bagi perusahaan, kedai kopi, dan negara pengusaha kopi untuk mempromosikan keunggulan produk masing-masing. Indonesia pun tak mau ketinggalan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedai kopi dan salah satu minumannya yang bernama kopi susu hingga kini masih ngetren. Ini terlihat dari masih ramainya kedai kopi yang semakin marak terdapat di sejumlah tempat. Baik itu di sekitar perumahan, jalan raya, atau yang sudah masuk di pusat belanja.

Dan kalau diperhatikan, di setiap pengunjung yang memesan minuman kopi di setiap kedai kopi, pasti memesan satu jenis minuman yang masih ngehits hingga kini. Apalagi kalau bukan es kopi susu.

Faktor inilah yang membuat para pebisnis berani mendirikan bisnis kedai kopi dengan menu andalan kopi susu dan sejenisnya. Dan salah satunya adalah Cokelat Kopi Nyopee yang sudah beroperasi pada tahun ini.

Baca juga: Punya Usaha, Begini Strategi Tetapkan Harga Jual

Kedai kopi dengan konsep take away ini menawarkan tiga paket kemitraan. Pertama senilai Rp 6,5 juta, Rp 7,5 juta dan Rp 10 juta. Dengan modal tersebut, mitra akan mendapatkan ragam fasilitas. Seperti gerobak atau booth, perlengkapan dan peralatan usaha, banner, bahan baku awal, kemasan, sedotan, sertifikat kemitraan dan kaos seragam untuk karyawan.

Riskha Rihadini, Marketing Cokelat Kopi Nyopee menjelaskan kepada Kontan.co.id, usaha tersebut pertama kali meluncur di Kudus, Jawa Tengah. Hingga saat ini Nyopee sudah memiliki lebih dari 450 mitra yang tersebar di Jabodetabek, Cibinong, Tegal, Malang, Surabaya, Kalimantan, Ambon, Manado, Jayapura, dan lokasi lainnya.

Dalam waktu dekat, ada empat mitra bisnis lagi yang bakal bergabung dengan Nyopee yang berada di Bandar Lampung. "Para mitra tersebut akan segera bergabung dengan kami," katanya kepada KONTAN.

Baca juga: Jangan Asal, Pahami ini Sebelum Pakai Kartu Kredit untuk Modal Usaha

Sesuai dengan namanya, yakni cokelat dan kopi, mana menu yang ada di Nyopee sebagian besar perpaduan antara kopi dan cokelat. Seperti ada kopi hitam, kopi susu, capucino, cokelat oreo, cokelat silverqueen, cokelat beng-beng, cokelat milo, taro, dan greentea. Dengan banderol harga mulai dari Rp 7.000 sampai Rp 10.000 saja per cup.

Dengan ragam menu dan banderol harga tersebut, mitra diproyeksi bisa segera balik modal hanya dalam waktu satu bulan saja. Syaratnya adalah mitra bisa mencapai target penjualan yakni 40 porsi dalam satu hari yang setara Rp 12 juta per bulannya. "Kami targetkan mitra bisa balik modal paling cepat satu bulan saja," jelasnya.

Supaya target bisa sesuai harapan, ia menyarankan para mitra untuk mendaftarkan setiap gerainya ke aplikasi pemesanan makanan yakni Grabfood maupun Gofood untuk memperluas jangkauan pasar.

Dengan strategi tersebut, Nyopee menargetkan bisa menjaring hingga 100 mitra bisnis lagi sampai akhir tahun ini. Maklum, bisnis kedai kopi hingga saat ini masih terus tumbuh (Venny Suryanto)

Baca juga: Waspada Penipuan Jual Barang Branded atas Nama Pegadaian Syariah

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judu: Meneguk kembali kesegaran fulus dari kopi kekinian

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X