Diskon Tiket Pesawat hingga 50 Persen, Travel Agent Akui Pesanan Naik

Kompas.com - 03/03/2020, 15:03 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah resmi memberlakukan aturan diskon tiket pesawat hingga 50 persen ke 10 destinasi wisata pilihan mulai 1 Maret 2020.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Nunung Rusmiati mengakui adanya kenaikan pemesanan tiket sejak diskon diberlakukan.

Kendati demikian, Rusmiati mengatakan masih ada beberapa konsumen yang bertanya-tanya terkait keberadaan tiket murah tersebut.

"Tentunya lumayan (ada kenaikan), tetapi banyak pertanyaan dari customer terkait harga murah itu," katanya kepada Kompas.com, Selasa (3/3/2020).

Baca juga: Mulai Besok Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat ke 10 Destinasi Wisata

Rusmiati mengapresiasi langkah pemerintah yang ingin meminimalisir kerugian sektor pariwisata akibat penyebaran virus corona.

"Pemerintah sudah cukup bekerja keras, bagaimana industri pariwisata khususnya travel agent tidak tepuruk," ujarnya.

Lebih lanjut, Rusmiati optimis kebijakan berupa diskon tiket pesawat mampu menggenjot sektor pariwisata nasional.

Khususnya, bagi wisatawan yang ingin mengalihkan tujuan wisatanya dari negara terdampak virus corona ke Indonesia.

"Karena yang tadinya mau pergi ke luar negeri, khususnya China kita upayakan bagaimana caranya dia pergi ke sini," ucap dia.

Baca juga: Menhub: Diskon Tiket Pesawat ke 10 Destinasi Hanya 3 Bulan

Sebagai informasi, berdasarkan hasil pantauan Kompas.com di beberapa aplikasi penyedia jasa tiket pesawat, sudah terdapat tiket-tiket murah yang disediakan tujuan ke 10 destinasi wisata pilihan.

Adapun 10 destinasi pilihan tersebut adalah, Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pinang dan Tanjung Pandan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X