Anjlok 24 Persen, Harga Minyak Sentuh Level Terendah dalam 18 Tahun

Kompas.com - 19/03/2020, 12:14 WIB

Gagalnya perundingan antara Arab Saudi dan Rusia mendorong kedua negara tersebut untuk meningkatkan produksi minyak mereka.

Pemerintah Arab Saudi bahkan hampir setiap harinya mengeluarkan pernyataan untuk meningkatkan produksi minyak mereka, sebagai bentuk ancaman kepada Rusia.

Pada awal bulan Maret ini, Arab Saudi sudah meningkatkan produksi minyak mentah mereka dari 9,7 juta barrel per hari menjadi 12,3 juta barrel per hari.

Terus meningkatnya produksi minyak diproyeksi akan menimbulkan produksi ke level tertinggi dalam sejarah.

Baca juga: Harga Minyak Anjlok, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.