Demi Keluarga di Kampung, Kementerian BUMN: Kita Jangan Mudik!

Kompas.com - 29/03/2020, 17:12 WIB
Pelepasan mudik gratis oleh AP II di Taman Mini Indonesia Indah, Jumat (31/5/2019). Dok Humas AP IIPelepasan mudik gratis oleh AP II di Taman Mini Indonesia Indah, Jumat (31/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian BUMN meminta masyarakat untuk tidak mudik Lebaran di tahun ini guna menekan penyebaran wabah virus corona atau Covid-19. Mudik gratis sendiri sudah pasti ditiadakan.

"Kami cukup sedih akhirnya terpaksa membatalkan mudik gratis yang dilakukan oleh BUMN yang telah dilakukan bertahun-tahun selama ini," kata Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, seperti dikutip dari Antara, Minggu (29/3/2020).

Menurut dia, Menteri BUMN Erick Thohir, juga sudah meminta agar Lebaran di tahun 2020 tak perlu dirayakan di kampung halaman.

"Seperti kata Pak Erick, kita jangan mudik, kita jaga keluarga kita di kampung maupun di kota," ujar Arya.

Baca juga: Erick Thohir Batalkan Mudik Gratis, Dananya Digunakan Untuk Tangani Corona

Jika mengacu pada data yang ada, menurut dia, setidak ada sekitar 275 ribu pemudik yang akan dipulangkan lewat program mudik gratis BUMN di tahun ini sebelum kemudian dibatalkan.

Karena ada pembatalan program mudik gratis BUMN, maka dana yang sedianya untuk memberangkatkan para pemudik ini dialihkan untuk membantu penanganan virus corona.

"Kita tetap harus berada di tempat masing-masing. Tetap melakukan isolasi diri di rumah, tetap stay safe di rumah," ungkap Arya.

Aktivitas berdiam diri di rumah dan tidak melakukan perjalanan jauh, kata Arya, berkontribusi besar untuk membantu pemerintah membatasi penyebaran Covid-19.

Baca juga: Fakta Lengkap Skenario Pemerintah, Tidak Mudik Tidak Piknik Lebaran 2020

"Tanpa gotong royong, tidak akan selesai masalah ini. Kuncinya adalah gotong-royong dan bersama-sama bersatu melawan corona," kata Arya.

Bangun bilik desinfektan di terminal

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga telah memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan mudik gratis pada masa Angkutan Lebaran 2020.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X