Dampak Corona, Pabrik Yamaha Hentikan Sementara Produksi Motor

Kompas.com - 03/04/2020, 13:16 WIB
Produksi Yamaha Mio di pabrik Yamaha Karawang. KompasOtomotif-Donny AprilianandaProduksi Yamaha Mio di pabrik Yamaha Karawang.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing atau YIMM resmi menghentikan sementara produksi motor di Indonesia selama 2 pekan mulai hari ini, Jumat (3/4/2020).

Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Widiantoro mengatakan, penghentian produksi rencananya berlangsung hingga 19 April mendatang.

"Memang benar kami melakukan penghentian produksi untuk sementara. Mulai tanggal 3-19 April," kata Antonius kepada Kompas.com, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Saat Seruan Nomor 1 Berkumandang di Pabrik Yamaha

Antonius mengatakan, ada beberapa pertimbangan yang membuat perseroan menghentikan sementara produksi motor. Salah satunya mengikuti imbauan pemerintah pusat dan gubernur setempat.

"Imbauan untuk mengurangi dampak dan memutus mata rantai penyebaran covid-19, dengan menghentikan operasional produksi," ujarnya.

Kemudian, penghentian produksi juga dilakukan untuk keselamatan dan kesehatan karyawan. Dengan dihentikannya produksi, karyawan Yamaha maupun karyawan suplier bisa tetap tinggal di rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun saat ini, dia mengaku belum ada karyawan yang dinyatakan dalam kondisi kurang sehat. Seluruh karyawan masih dalam kondisi fit.

"Seluruh karyawan yamaha pun sampai saat ini dalam kondisi baik. Hal ini kali lakukan untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan bersama," sebut Antonius.

Baca juga: Virus Corona Sebabkan Kinerja Industri Manufaktur Merosot Tajam



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.