Agar Terhindar Dari yang Bodong, Simak Daftar Pinjol Berizin dan Terdaftar Ini

Kompas.com - 09/05/2020, 10:06 WIB
Ilustrasi fintech www.thinkstockphotos.comIlustrasi fintech

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkali-kali mengimbau masyarakat agar hati-hati dalam mengakses fintech peer to peer (P2P) lending alias pinjaman online (pinjol).

Pasalnya di masa pandemi, pinjol ilegal kian marak memanfaatkan situasi sulitnya keuangan. Masyarakat disarankan untuk mencari tahu terlebih dahulu status fintech tersebut.

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L. Tobing mengatakan, modus pinjol ilegal biasanya membuat akses pinjaman mudah. Namun tingkat bunga yang harus dibayar kembali tidak masuk akal dengan tenor pendek.

Belum lama ini, SWI telah menindak 81 pinjol ilegal. Dalam kurun waktu 2018 hingga April 2020, 2.486 pinjol berhasil ditangani.

Baca juga: Satgas Waspada Investasi Temukan 81 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

Untuk menghindari bidikan pinjol ilegal, kata Tongam, masyarakat disarankan hanya mengakses pinjol yang telah berizin atau terdaftar di OJK. Jika pinjol-pinjol itu melanggar ketentuan, OJK masih bisa memberi sanksi dan menanganinya.

Oleh karena itu, simak fintech-fintech berizin dan terdaftar berdasarkan data OJK per Maret 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Pinjol Berizin

Berdasarkan data Departemen Pengawasan IKNB 2A Direktorat Pengaturan, Perizinan, dan Pengawasan Fintech yang diakses Kompas.com, Sabtu (9/5/2020), ada sekitar 25 fintech berizin per maret 2020.

Pinjol tersebut antara lain PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas), PT Investree Radhika Jaya (Investree), PT Amartha Mikro Fintek (amartha), PT Indo Fin Tek (DOMPET Kilat), PT Creative Mobile Adventure (KIMO), PT Toko Modal Mitra Usaha (TOKO MODAL), PT Digital Alpha Indonesia (UangTeman), dan PT Mitrausaha Indonesia Grup (modalku).

Selanjutnya, PT Pendanaan Teknologi Nusa (KTA KILAT), PT Kredit Pintar Indonesia (Kredit Pintar), PT Astra Welab Digital Arta (Maucash), PT Oriente Mas Sejahtera (Finmas), PT Aman Cermat Cepat (KlikACC), PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran), PT Ammana Fintek Syariah (ammana), PT Dana Pinjaman Inklusif (PinjamanGo), dan PT Lunaria Annua Teknologi (Koinworks).

Terakhir, ada PT Pohon Dana Indonesia (pohondana), PT Mekar Investama Sampoerna (MEKAR), PT Pembiayaan Digital Indonesia (Adakami), PT Esta Kapital Fintek (Esta Kapital), PT Tri Digi Fin (KREDITPRO), PT Fintegra Homido Indonesia (FINTAG), PT Kredit Utama Fintech Indonesia (RUPIAH CEPAT), dan PT Mediator Komunitas Indonesia (CROWDO).

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.