Platform Jual Beli Aset Kripto TokoCrypto Dapat Pendanaan dari Binance

Kompas.com - 13/05/2020, 13:58 WIB
Teknologi blockchain adalah solusi keamanan dan privasi, khususnya untuk keuangan berbasis internet yang dapat memproses perdagangan bernilai triliunan.  ShutterstockTeknologi blockchain adalah solusi keamanan dan privasi, khususnya untuk keuangan berbasis internet yang dapat memproses perdagangan bernilai triliunan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Platform jual beli aset kripto TokoCrypto mengumumkan pendanaan dari Binance, perusahaan blockchain global.

Tidak dijelaskan berapa nilai investasi yang ditanamkan Binance ke TokoCrypto.

Akan tetapi, CEO TokoCrypto Pang Xue Kai menyatakan, investasi ini akan digunakan untuk mempercepat pengembangan bisnis Tokocrypto.

Baca juga: Pasar Bergejolak Dampak Covid-19, Trader Aset Kripto Raup Untung

Ini termasuk dalam hal produk dan layanan baru, pengembangan teknologi, menghadirkan inisiatif-inisiatif baru dalam hal edukasi blockchain di Indonesia, serta ekspansi secara nasional, seperti Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Balikpapan, dan lainnya.

"Investasi di Tokocrypto ini menjadi penegasan akan kepercayaan dari pemimpin pasar aset kripto secara global terhadap potensi blockchain ekosistem di Indonesia yang sangat menjanjikan," kata Pang dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2020).

"Investasi dari Binance ini akan digunakan untuk menghadirkan dan meningkatkan layanan terbaik dari Tokocrypto di pasar Indonesia, serta mempercepat visi kami dalam menghadirkan ekosistem keuangan terbuka melalui teknologi blockchain," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada awal berdirinya di tahun 2018, Tokocrypto juga mendapat pendanaan putaran awal, dimana pada putaran ini, salah satu pemberi dana adalah QCP Capital, perusahaan perdagangan aset digital dan investasi yang berbasis di Singapura.

Baca juga: Pasar Anjlok karena Virus Corona, Bagaimana dengan Aset Kripto?

Pada tahun 2019, Tokocrypto menjadi pedagang aset kripto pertama yang terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

"Investasi kami di Tokocrypto memungkinkan kami untuk mengeksplorasi bersama peluang baru yang menarik untuk pasar Indonesia bersama mitra lokal yang telah teregulasi untuk menghadirkan kebebasan dalam hal keuangan," ungkap Changpeng Zhao, pendiri dan CEO Binance.

Sementara itu, COO TokoCrypto Teguh Kurniawan Harmanda mengatakan, pihaknya juga akan tetap mengembangkan berbagai inisiatif baru.

"Termasuk melanjutkan kerjasama dan kolaborasi dengan para pemangku kebijakan di Indonesia seperti BAPPEBTI dan PPATK, serta menjalin kerjasama strategis dengan para pelaku industri lainnya," sebutnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X