Soal Suntikan Rp 8,5 Triliun dari Pemerintah, Bos Garuda: Detilnya Masih Belum Final

Kompas.com - 14/05/2020, 04:04 WIB
Direktur Utama Irfan Setiaputra dan Komisaris Utama Garuda Indonesia Triawan Munaf di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama Irfan Setiaputra dan Komisaris Utama Garuda Indonesia Triawan Munaf di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) disebut akan mendapat suntikan modal dari pemerintah sebesar Rp 8,5 triliun.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, kucuran dana tersebut bisa membantu likuiditas keuangan perseroannya.

“Tentu buat likuiditas, tapi detilnya masih belum final,” ujar Irfan kepada Kompas.com, Rabu (13/5/2020).

Baca juga: Kementerian BUMN Minta Garuda Indonesia Tak Beri Ruang Bagi Pemudik

Kendati begitu, Irfan mengaku pihaknya masih berdiskusi mengenai suntikan dana tersebut. Dia belum bisa menjabarkan secara detil mengenai rencana tersebut.

“Masih tahap rencana, mau didiskusikan lebih dalam. Jumlahnya, syaratnya, dan kapan turunnya,” kata Irfan.

Mengutip dari Kontan.co.id, dalam program penyelamatan ekonomi ini, Pemerintah akan mengucurkan dana suntikan total Rp 152,15 triliun pada BUMN.

Selama masa pandemi, industri penerbangan ikut terpukul sebagaimana yang dialami oleh Garuda Indonesia.

Perseroan tercatat telah memangkas gaji pegawai dan jajaran direksi untuk menjaga kelangsungan bisnis perusahaan di tengah lesunya industri penerbangan, melalui Surat Edaran Nomor JKTDZ/SE/70010/2020.

Perusahaan pelat merah tersebut juga telah melakukan renegosiasi pesawat khususnya tipe Boeing 777 dan CRJ 1000 NextGen untuk mengurangi beban operasional akibat tekanan Cocid-19.

Selain itu juga memiliki utang yang sudah jatuh tempo senilai 500 juta dollar AS yang akan jatuh tempo Juni 2020 mendatang.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp 149 Triliun untuk BUMN, Buat Apa?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X