Hampir Rampung, Begini Skema Pembagian Beban BI-Pemerintah

Kompas.com - 29/06/2020, 14:05 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan skema berbagi beban (burden sharing) antara pemerintah dengan Bank Indonesia (BI) bakal segera rampung.

Bendahara negara itu mengatakan, sementara ini disepakati BI akan menanggung 100 persen beban bunga untuk pembiayaan yang sifatnya publik (public goods).

Secara total, BI akan menanggung 53,9 persen beban bunga dengan asumsi market rate 7,36 persen yang merupakan rata-rata tertimbang yield SBN tenor 10 tahun periode Januari - 16 Juni 2020.

Baca juga: Jokowi Marah, Ini Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19

"Kami sekarang dengan BI sedang melakukan finalisasi perhitungan komponen ini," kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin (29/6/2020).

Adapun pembiayaan publik meliputi kesehatan sebesar Rp 87,55 triliun, perlindungan sosial Rp 203,90 triliun, serta sektoral, kementerian lembaga, dan pemerintah daerah Rp 106,11 triliun.

Sementara untuk pembiayaan di luar publik (non public goods/dunia usaha) seperti UMKM, pemerintah bakal memanfaatkan diskon 1 persen dari suku bunga acuan BI (BI-7DRRR dikurangi diskon 1 persen).

Baca juga: Suramnya Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Versi Lembaga Dunia...

Selanjutnya untuk korporasi non-UMKM akan mengacu pada suku bunga acuan BI dan sektor lainnya akan ditanggung 100 persen oleh pemerintah.

"UMKM, korporasi, atau BUMN nilainya kurang lebih Rp 505 triliun. Kami telah menyampaikan ke BI untuk yang non-publik kita akan menggunakan diskon 1 persen dari BI repo rate-nya dan untuk non public goods lainnya akan ditanggung pemerintah," papar perempuan yang kerap disapa Ani ini.

Baca juga: Dirut Pertamina: Pemerintah Punya Utang Rp 96,5 Triliun

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, skema bagi-bagi beban ini telah dikoordinasikan secara erat dengan Sri Mulyani dengan mempertimbangkan tata kelola yang baik (good governance).

"Secara keseluruhan, skema ini dilakukan untuk mendukung sektor ekonomi dengan dilakukan koordinasi secara cepat. BI siap untuk tanggung tidak hanya pendanaan tapi juga beban lebih besar," pungkas Perry.

Baca juga: Dituding Lindungi Grup Bakrie dalam Kasus Jiwasraya, BPK Laporkan Bentjok

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.