Kompas.com - 03/07/2020, 21:31 WIB
Ilustrasi investasi Dok. SHUTTERSTOCK/LOOKERSTUDIOIlustrasi investasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada tanggal 15 Juni 2020, pemerintah mulai menawarkan ORI dengan seri ORI017. Sesuai namanya, ORI ini merupakan ORI ketujuhbeas yang telah diterbitkan pemerintah.

Masa penawaran akan ditutup pada 9 Juli 2020 mendatang, artinya masih ada waktu kurang dari seminggu untuk calon investor melakukan pembelian.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), SBN merupakan salah satu instrumen investasi yang aman karena dilindungi oleh undang-undang. Salah satu SBN yang masih dalam masa penawaran adalah Obligasi Negara Ritel atau disebut dengan ORI.

Baca juga: Investasi Mulai Rp 1 Juta, ORI017 Sudah Bisa Dipesan Hari Ini

Tentunya seiring dengan perkembangan teknologi calon investor dapat melakukan penawaran secara online. Maka dari itu SBN akan berbentuk elektronik atau disebut e-SBN.

SBN ORI memiliki karakteristik seperti bentuk tanpa warkat (scripless), memiliki kupon bunga tetap (fixed rate) artinya tidak berubah hingga jatuh tempo, dan memiliki potensi imbal hasil dengan keuntungan maupun kerugian. Terakhir adalah pembeliannya dimulai dengan membeli sebanyak Rp 1 juta hingga maksimal Rp 3 Miliar.

Untuk mengenal lebih dekat dengan Investasi melalui SBN ORI017 simak beberapa keuntungannya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Memiliki tingkat bunga deposito diatas bank BUMN
  • Memiliki imbal hasil tetap 6.40 persen per tahun
  • Kupon dibayar setiap bulan ORI017
  • Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 setiap bulannya.
  • Jatuh tempo pada 15 Juli 2023 atau masa 3 tahun investasi.
  • Pemilik dapat memindahbukukan setelah melewati pembayaran kupon yakni 15 September 2020 (Holding Period)

Baca juga: Jika Investasi ORI017 Rp 1 Juta, Begini Perhitungan Imbal Hasilnya

Tentunya mudah juga untuk melakukan investasi melalui SBN ORI017 di tengah pandemi. Berikut langkah-langkah untuk melakukan pembelian ORI017:

  • Registrasi secara online melalui mitra distribusi yang tersebar di Bank maupun Fintech Investasi lainnya. Calon investor akan mendapatkan Single Investor Identification (SID), rekening dana dan/atau Rekening Surat Berharga.
  • Jika sudah berhasil lakukan pemesanan melalui mitra distribusi sesuai masa penawarannya. Hal ini tentunya investor akan menyetujui pernyataan melalui Memorandum Informasi.
  • Lakukan pembayaran melalui metode yang dipilih jika telah mendapatkan notifikasi melalui email atau sms dengan munculnya kode pembayaran.
  • Jika pembayaran berhasil investor akan memperoleh Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) sebagai tanda berhasilnya transaksi pembayaran dan anda tercatat sebagai investor ORI017.

Masa penawarannya SBN ORI017 kurang dari seminggu akan ditutup. Jika anda berminat bisa lakukan pembelian di mitra distrubusi secara online. (Editor: Bimo Kresnomurti)

Baca juga: Investasi ORI017 dan Deposito, Lebih Untung Mana?

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Kurang dari seminggu, masa penawaran SBN ORI017 akan ditutup



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Google Angkat Indeks Nasdaq saat Investor FOkus ke The Fed

Google Angkat Indeks Nasdaq saat Investor FOkus ke The Fed

Whats New
Apa Itu Audit: Definisi, Jenis, dan Tahapannya dalam Perusahaan

Apa Itu Audit: Definisi, Jenis, dan Tahapannya dalam Perusahaan

Whats New
[POPULER MONEY] Jam Kerja ASN selama PPKM | Bank Mandiri Mundur dari Aceh

[POPULER MONEY] Jam Kerja ASN selama PPKM | Bank Mandiri Mundur dari Aceh

Whats New
Ada Ketentuan Karantina 14 Hari, Biaya Umrah akan Lebih Mahal

Ada Ketentuan Karantina 14 Hari, Biaya Umrah akan Lebih Mahal

Whats New
Penjualan Listrik Tembus Rp 140,5 Triliun, Laba Bersih PLN Meroket Jadi Rp 6,6 Triliun

Penjualan Listrik Tembus Rp 140,5 Triliun, Laba Bersih PLN Meroket Jadi Rp 6,6 Triliun

Whats New
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Wakaf Bisa Berbentuk Saham hingga Deposito

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Wakaf Bisa Berbentuk Saham hingga Deposito

Whats New
Wapres Ma'ruf Amin Heran RI Kebanjiran Makanan Halal Impor

Wapres Ma'ruf Amin Heran RI Kebanjiran Makanan Halal Impor

Whats New
Penumpang Kereta di Sumatera Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin

Penumpang Kereta di Sumatera Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin

Whats New
Ini Fakta Terbaru Hasil Investigasi BRI Life Usai Ada Dugaan Kebocoran Data

Ini Fakta Terbaru Hasil Investigasi BRI Life Usai Ada Dugaan Kebocoran Data

Whats New
Semester I 2021, Astra Graphia Bukukan Pendapatan Bersih Rp 1,25 Triliun

Semester I 2021, Astra Graphia Bukukan Pendapatan Bersih Rp 1,25 Triliun

Rilis
SIDO Mau Bagikan Saham Bonus, Ini Cara Mendapatkannya

SIDO Mau Bagikan Saham Bonus, Ini Cara Mendapatkannya

Earn Smart
Pendaftaran Program Magister Terapan STIP Jakarta Ditutup, Ada 2.710 Peminat

Pendaftaran Program Magister Terapan STIP Jakarta Ditutup, Ada 2.710 Peminat

Rilis
Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Besok

Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Besok

Work Smart
[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Menata Ulang Kerja Hybrid | 'Harga Teman', Komponen Harga yang Masih Misteri

[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Menata Ulang Kerja Hybrid | "Harga Teman", Komponen Harga yang Masih Misteri

Rilis
Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X