Suku Bunga BI Terus Turun, Bagaimana Bunga Kredit di Bank?

Kompas.com - 17/07/2020, 22:01 WIB
Ilustrasi bank ShutterstockIlustrasi bank

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih dalam upaya menggerakkan perekonomian, Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan untuk memangkas tingkat suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate (7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4 persen. Selain itu, suku bunga deposit facility juga turun 25 bps menjadi 3,25 persen dan suku bunga lending facility turun 25 bps menjadi 4,75 persen.

Dalam keterangan resminya, bank sentral mengungkapkan, keputusan ini sudah sesuai dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah, stabilitas eksternal yang terjaga dan sebagai langkah lanjutan untuk mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Sekaligus, hal ini menjadi penanda bahwa BI telah memangkas BI-7DRR sebanyak 75 bps sepanjang tahun ini. Menurut Bank Indonesia, penurunan suku bunga acuan sejauh ini telah berkontribusi menurunkan suku bunga perbankan.

Baca juga: Luhut Minta Semua Proses Administrasi Lego Jangkar Dilakukan Online

Sejalan dengan penurunan suku bunga Pasar Uang Antar Bank (PUAB) rata-rata tertimbang suku bunga deposito dan kredit modal kerja pada Juni 2020 telah turun dari 5,85 persen dan 9,6 persen pada Mei 2020 menjadi 5,74 persen dan 9,48 persen.

Nah, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan sejatinya BI sejak tahun lalu tercatat sudah memangkas BI-7DRR sekitar 175 bps. Akan tetapi, Dia mengakui kalau sampai saat ini penurunan bunga acuan tersebut belum direspons cepat oleh perbankan.

"Kami sejauh ini sudah menurunkan 175 bps, tapi memang transmisi di perbankannya masih lambat," katanya dalam Video Webinar di Jakarta, Jumat (17/7).

Misalnya saja, data menunjukkan kalau dalam periode yang sama sejak Juli 2019 hingga Juli 2020 tingkat suku bunga deposito perbankan sudah turun 116 bps dari 6,66 persen menjadi 5,5 persen secara rata-rata. Sayangnya, tingkat suku bunga kredit baru turun 74 bps dari 10,73 persen menjadi 9,99 persen.

Baca juga: Setelah Zulficar, Chalid Muhammad Mundur dari Timsus Menteri Edhy

Dalam situasi pandemi, Destry tidak menampik kalau penurunan bunga tidak akan serta merta mendongkrak permintaan kredit. Karena, bagaimanapun juga perbankan masih keberatan untuk memberikan pinjaman secara masif, karena melihat risiko yang tinggi.

Menjawab hal ini, sebenarnya pemerintah memberikan stimulus berupa program penjaminan untuk mendongkrak penyaluran kredit. Pemerintah lewat Kementerian Keuangan sudah menempatkan dana di bank Himbara sebesar Rp 30 triliun dalam rangka program pemulihan ekonomi nasional (PEN). (Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Herlina Kartika Dewi)

Baca juga: RI Perlu Cermati 4 Risiko Global, dari Resesi hingga Perang Dagang

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Bunga acuan turun terus, bagaimana dengan suku bunga perbankan?



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X