Chappy Hakim
KSAU 2002-2005

Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia"

Pesawat Kargo Membawa Penumpang atau Pesawat Penumpang Membawa Kargo?

Kompas.com - 29/07/2020, 15:01 WIB
Pesawat penumpang milik Sriwijaya Air dirombak untuk mengangkut 6,5 ton kargo, Rabu (29/4/2020). istimewaPesawat penumpang milik Sriwijaya Air dirombak untuk mengangkut 6,5 ton kargo, Rabu (29/4/2020).

Biasanya yang terjadi adalah operasi penerbangan yang mengangkut penumpang dimanfaatkan juga untuk mengangkut barang. Hal ini yang membuat jumlah produksi pesawat pengangkut penumpang jauh lebih banyak dari produksi pembuatan pesawat terbang yang khusus untuk digunakan membawa barang atau kargo.

Perkembangan tersebut telah mengundang perhatian dari FAA (Federal Aviation Adminstration), otoritas penerbangan paling terkemuka di dunia milik Pemerintah Amerika Serikat.

FAA dalam hal ini telah merespons segera dengan mengeluarkan guidance atau petunjuk praktis tentang bagaimana tata cara membawa barang kargo di dalam pesawat yang peruntukannya atau aircraft basic design-nya untuk membawa penumpang.

Bagaimana caranya membawa barang ke dalam kabin untuk diletakkan di seat penumpang atau di lokasi kabin yang seat-nya telah di copot. Hal ini tentu saja sangat berkait dengan masalah masalah keselamatan penerbangan.

Dinamika penerbangan global yang tengah bergeser dari padatnya angkutan penumpang ke permintaan lebih banyak bagi angkutan barang sudah pula terjadi di Indonesia sejak awal berkembangnya pandemic covid-19.

Baca juga: Lagi, Maskapai Emirates PHK Pilot dan Awak Kabin

Otoritas penerbangan dalam hal ini Kementerian Perhubungan telah pula mengeluarkan beberapa aturan dan ketentuan baru untuk menyesuaikan permintaan pasar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Persoalannya adalah masih banyak dibutuhkan aturan yang lebih detil pada pelaksanaan membawa barang kargo di dalam kabin pesawat penumpang.

Kemasan yang bagaimana yang layak untuk dimuat dan diikat pada kursi penumpang serta kemasan yang bagaimana pula yang harus dilakukan bagi barang-barang yang akan dimuat di ruang kabin yang kursi penumpangnya sudah dicopot. Hal ini menjadi penting mengingat barang yang diangkut akan terdiri dari bermacam-macam jenis yang akan sangat berpengaruh kepada keselamatan penerbangan.

Untuk barang-barang khusus yang berbahaya dan biasa diangkut pesawat terbang dikenal sebagai kategori barang dangerous good (DG) misalnya.

Di sisi lain, jika barang kargo akan dimuat bersamaan didalam kabin yang juga membawa penumpang maka otomatis faktor keselamatan dan juga kenyamanan penumpang yang ada bersamanya harus tetap terjaga.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.