Kompas.com - 30/07/2020, 13:06 WIB
Ilustrasi energi SHUTTERSTOCKIlustrasi energi

 

“Karena faktor-faktor tersebut dan juga harga naphtha yang mengalami penurunan, sehingga menopang perbaikan margin petrokimia. Melihat hasil kinerja kuartal kedua memberikan optimisme bagi kami. Sehingga kami berharap perbaikan ini akan berlanjut ke semester kedua 2020,” ujar David dalam paparan telekonferensi, Kamis (30/7/2020).

David mengatakan, penurunan harga naphtha ini mendorong penurunan beban pokok pendapatan sebesar 7,2 persen menjadi 903 juta dollar AS. Secara tahunan, harga naphtha menurun sekitar 22,9 persen menjadi 422 dollar AS per metric ton (MT) dari sebelumnya 547 dollar AS per MT.

Penurunan harga naphtha seiring dengan turunnya harga minyak mentah Brent yang lebih rendah sebesar 40 persen year-on-year, menjadi 40 dollar AS per barrel pada semester I-2020.

Selain itu, beban keuangan juga turun 9,1 persen menjadi 90 juta dollar AS pada enam bulan pertama 2020. David mengatakan, penurunan ini terutama disebabkan oleh menurunnya pokok pinjaman Star Energy. (Akhmad Suryahadi)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Pendapatan Barito Pacific (BRPT) turun 15% menjadi US$ 1,1 miliar di semester I-2020

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.