Kemenparekraf Perkirakan Jumlah Wisatawan Tahun Ini Maksimal 4 Juta Orang

Kompas.com - 07/08/2020, 20:47 WIB
Ilustrasi wisatawan mancanegara menyaksikan Tari Kecak di Pura Uluwatu. SHUTTERSTOCK/MAZUR TRAVELIlustrasi wisatawan mancanegara menyaksikan Tari Kecak di Pura Uluwatu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari memperkirakan jumlah wisatawan yang akan berwisata selama pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia hanya mencapai 4 juta pengunjung.

"Menurut perkiraan kami situasi pariwisata yang kalau harusnya sebelum ada covid adalah itu 18 juta dulu, sekarang tahun ini sekitar 2,8-4 juta wisatawa, yang harusnya 18 juta," katanya dalam webinar virtual yang dihelat oleh Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jumat (7/8/2020).

Begitu juga wisatawan domestik, yang diperkirakan 310 juta di awal tahun, hanya akan ada 140 juta pengunjung. Sementara pulihnya kembali wisatawan mancanegara akan terjadi pada 2024 atau 2025.

Baca juga: Menteri PPN Minta Wisatawan Tak Perlu Khawatir Pergi ke Bali

"Itu juga wisatawan domestik yang diperkirakan 310 juta hanya akan ada terjadi 140 juta, kalau kita pada angka sampai sekarang. Untuk wisatawan mancanegara akan terjadi di 2024 atau 2025," ucapnya.

Sedangkan wisatawan nusantara, lanjut Hari, akan mencapai 310 juta pengunjung yang akan terjadi di tahun 2023. Kendati demikian, pemerintah tidak begitu optimis tahun ini wisatawan asing bakal berwisata di Indonesia.

"Saya tidak terlalu optimis apakah dalam waktu dekat ini wisatawan asing akan hadir. Tapi mudah-mudahan ada beberapa lokasi misalnya Bali. Wisatawan asing hadir pada Desember atau Januari tahun depan," katanya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang rentang Januari hingga Juni 2020 sebanyak 3.089.659 orang.

Jumlah ini, menurut Kepala BPS Suhariyanto, menurun jika dibandingkan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama pada tahun 2019.

"Posisi ini turun 59,96 persen dibandingkan posisi Januari-Juni 2019," kata Suhariyanto melalui Live Streaming Youtube BPS Statistics, Senin (3/8/2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X