Dukung Nelayan, KKP Dapat Tambahan Rp 474,9 Miliar dari Sri Mulyani

Kompas.com - 10/08/2020, 13:19 WIB
Ilustrasi nelayan ARSIP KOMPAS TVIlustrasi nelayan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendapat tambahan anggaran senilai Rp 474,9 miliar dari Kementerian Keuangan.

Tambahan anggaran itu sesuai dengan Surat Menteri Keuangan Nomor S-180/MK.2/2020 pada 8 Agustus 2020.

Dengan adanya tambahan ini, APBN 2020 untuk KKP naik dari yang tadinya Rp 4,6 triliun menjadi Rp5,1 triliun.

Baca juga: Menteri Edhy Wajibkan Sekolah Kelautan KKP Terima Anak Nelayan

Sekretaris Jenderal KKP melalui Kepala Biro Perencanaan, Ishartini menjelaskan, anggaran tambahan sebesar Rp 474,9 miliar itu bakal direalisasikan untuk berbagai kegiatan di satuan kerja di bawah naungan KKP.

Pada prinsipnya, dana tambahan digunakan untuk membantu masyarakat di sektor kelautan dan perikanan yang terdampak pandemi Covid-19.

"Di antaranya untuk bantuan untuk nelayan seperti alat tangkap, bantuan untuk pembudidaya ikan seperti benih, mesin pakan, asuransi, keramba jaring apung, bantuan untuk pengolah dan pemasar ikan, petambak garam, termasuk di dalamnya mendorong kegiatan-kegiatan padat karya," kata Ishartini dalam siaran pers, Senin (10/8/2020).

Dia menuturkan, Sekjen sudah melakukan rapat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan untuk membahas secara rinci setiap kegiatan dan mekanisme penggunaan anggarannya.

Baca juga: KKP Siap Beri Pinjaman Lunak untuk Nelayan Pembudidaya Lobster

Sebelumnya, KKP juga telah melakukan refocussing anggaran tahun 2020 sebesar Rp 371 miliar.

Dana itu digunakan untuk 23 kegiatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi sektor kelautan dan perikanan, termasuk Rp 16 miliar untuk akun Covid-19 tahun 2020 di 107 satker KKP, baik di pusat maupun UPT.

"Ini bukan langkah pertama KKP dalam mengupayakan percepatan pemulihan ekonomi nasional imbas pandemi," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

INACA Prediksi Industri Penerbangan Mulai Pulih pada 2022

INACA Prediksi Industri Penerbangan Mulai Pulih pada 2022

Rilis
[TREN WISATA KOMPASIANA] Berkemah di Tepi Situ Patenggang | Begini Rasanya Kena Prank Tebing Keraton dan Tahura

[TREN WISATA KOMPASIANA] Berkemah di Tepi Situ Patenggang | Begini Rasanya Kena Prank Tebing Keraton dan Tahura

Rilis
Lantik 113 Pejabat Fungsional, Kemenaker: Harus Kolaboratif

Lantik 113 Pejabat Fungsional, Kemenaker: Harus Kolaboratif

Rilis
Kemenaker Minta BPJS Kesehatan Percepat Integrasi Data Kepesertaan JKP

Kemenaker Minta BPJS Kesehatan Percepat Integrasi Data Kepesertaan JKP

Rilis
2020, BNI Seoul Catat Pertumbuhan Kredit 59 Persen

2020, BNI Seoul Catat Pertumbuhan Kredit 59 Persen

Rilis
Pakai Aplikasi Ini, Transfer Uang Antar Bank Bisa Bebas Biaya

Pakai Aplikasi Ini, Transfer Uang Antar Bank Bisa Bebas Biaya

Whats New
Pengiriman Barang E-Commerce Diproyeksi Naik hingga 5 Kali Lipat

Pengiriman Barang E-Commerce Diproyeksi Naik hingga 5 Kali Lipat

Whats New
Adhi Commuter Properti Akan Terbitkan Obligasi Senilai Rp 500 Miliar

Adhi Commuter Properti Akan Terbitkan Obligasi Senilai Rp 500 Miliar

Whats New
[TREN LOVE KOMPASIANA] Pria Cuek Lebih Menarik Wanita | Alasan Wanita Lebih Memilih untuk Menikahi Pria Lebih Tua

[TREN LOVE KOMPASIANA] Pria Cuek Lebih Menarik Wanita | Alasan Wanita Lebih Memilih untuk Menikahi Pria Lebih Tua

Rilis
Coca-Cola Amatil Indonesia Bangun Pabrik Daur Ulang Plastik Senilai Rp 556,2 Miliar

Coca-Cola Amatil Indonesia Bangun Pabrik Daur Ulang Plastik Senilai Rp 556,2 Miliar

Whats New
BPS: Upah Riil Buruh Tani Naik tetapi Upah Buruh Bangunan Turun

BPS: Upah Riil Buruh Tani Naik tetapi Upah Buruh Bangunan Turun

Whats New
BCA Bakal Luncurkan E-commerce Khusus Produk UMKM Lokal

BCA Bakal Luncurkan E-commerce Khusus Produk UMKM Lokal

Whats New
Sandiaga: Ini Alasan Mengapa Saya Mendorong agar Event Segera Dibuka...

Sandiaga: Ini Alasan Mengapa Saya Mendorong agar Event Segera Dibuka...

Whats New
Menhub Sarankan Maskapai Bangun Bisnis di Luar Sektor Penerbangan, Ini Alasannya

Menhub Sarankan Maskapai Bangun Bisnis di Luar Sektor Penerbangan, Ini Alasannya

Whats New
Hasil Riset Jenius Sebut Penggunaan ATM Turun Selama Pandemi

Hasil Riset Jenius Sebut Penggunaan ATM Turun Selama Pandemi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X