Mengapa Ibu Rumah Tangga di India Gemar Menimbun Emas?

Kompas.com - 12/08/2020, 14:39 WIB
Masker emas yang dibeli pengusaha India bernama Shankar Kurhade (48), harganya 4.000 dollar AS atau sekitar Rp 57 juta (kurs Rp 14.400). Kurhade mengklaim masker emas ini seberat 50 gram. Foto diambil pada 4 Juli 2020. REUTERSMasker emas yang dibeli pengusaha India bernama Shankar Kurhade (48), harganya 4.000 dollar AS atau sekitar Rp 57 juta (kurs Rp 14.400). Kurhade mengklaim masker emas ini seberat 50 gram. Foto diambil pada 4 Juli 2020.

KOMPAS.com - Salah satu fakta menarik tentang India yakni kegemaran para ibu rumah tangga (IRT) di India yang gemar mengoleksi emas. Menurut sejumlah laporan resmi, IRT di India memegang sekitar 11 persen emas yang ada di seluruh dunia.

Jumlah ini jauh lebih besar ketimbang cadangan emas yang disimpan bank-bank sentral dunia. Reserve Bank of India (RBI) atau bank sentral India bahkan telah lama membentuk komite yang mempelajari fenomena tersebut.

Dilansir dari Forbes, Rabu (12/8/2020), kesenangan ibu rumah tangga di India mengoleksi emas tak bisa dilepaskan dari akar budaya dan sejarah panjang negara berpenduduk terbesar kedua di dunia itu.

Jika ditarik dari sejarah panjang negara itu, emas sudah sangat mengakar sebagai sarana penyimpanan aset sejak era Mughal hingga masa kolonial Inggris.

Baca juga: 5 Keuntungan Punya Tabungan Emas Batangan

Selain sebagai tabungan, emas juga dianggap banyak masyarakat India sangat likuid karena begitu banyak orang di negara itu yang membutuhkan dan mencari emas, sehingga logam mulia tersebut sangat mudah dijual dengan harga yang sesuai keinginan.

Kebanyakan ibu rumah tangga di India juga berpikir, menyimpan emas adalah bentuk menabung yang sangat efektif.

"Ini karena mereka berpikir, untuk apa menjual sepotong emas hanya untuk membeli makanan jika diperlukan," kata Tim Worstall, seorang pakar logam mulia.

Sehingga, ketimbang menyimpan harta dalam bentuk uang tunai yang bisa mendorong konsumsi berlebihan, ibu rumah tangga di India memilih menyimpananya dalam bentuk emas, dan baru akan dijual atau cukup menggadaikannya saja ketika mereka benar-benar membutuhkan.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Investasi Koin Emas Dinar

Tercatat, sekitar 75 persen simpanan di India dilakukan oleh rumah tangga, dan sekitar 66 persen dikontribusi oleh emas dan properti.

Ini menunjukan kalau banyak masyarakat India, khususnya ibu rumah tangga, masih beranggapan menyimpan emas lebih baik ketimbang investasi surat berharga seperti saham dan obligasi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X