Luhut: Ekonomi RI Masih Lebih Baik dari Negara Lain

Kompas.com - 25/08/2020, 21:37 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sambutan secara virtual, kepada 500 peserta forum yang juga berasal dari Jepang, Jakarta, Selasa (25/8/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sambutan secara virtual, kepada 500 peserta forum yang juga berasal dari Jepang, Jakarta, Selasa (25/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dampak dari pandemi virus corona (Covid-19), Indonesia pun tidak dapat terhindar dari terpuruknya perekonomian dunia.

Tetapi, Indonesia di mata Luhut, masih dinilai lebih baik nasibnya bila dibandingkan dengan negara berpendapatan menengah lainnya. Hal ini dia tuturkan di hadapan para pengusaha asal Jepang dengan menggelar Forum Virtual Investasi Indonesia-Jepang.

"Namun masih bernasib lebih baik dibandingkan dengan negara berpenghasilan menengah lainnya atau middle income countries," katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (25/8/2020).

Baca juga: Misbakhun: Saya Khawatir Ada Kelumpuhan Ekonomi

Di sisi lain, dia menilai, dampak pandemi Covid-19 juga membuat Indonesia dapat meningkatkan pengujian vaksin dan juga penguatan protokol kesehatan.

"Dengan meningkatnya pengujian dan protokol kesehatan, Indonesia mulai mengatasi situasi akibat Covid-19. Kasus pemulihan meningkat dan angka kematian turun secara signifikan. Kita berdoa semoga ini dapat berepengaruh baik kepada pengembangan ekonomi," jelasnya.

Untuk meningkatkan perekonomian Indonesia ke depan, lanjut Luhut, pemerintah fokus kepada Omnibus Law yang segera disahkan, kebijakan industrialisasi hilir, dan investasi pada sektor UKM yang dianggap mampu menambah nilai investasi.

"Dan kita berharap hal ini dapat berjalan dengan baik, dan akan mendorong lebih banyak lagi investasi ke Indonesia," ujarnya.

Forum tersebut dihadiri oleh sekitar 500 peserta yang terdiri dari berbagai macam kalangan. Termasuk Ketua Japan Indonesia Association (Japinda) yang juga merupakan mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X