Dongkrak Perekonomian, Pemerintah Diusulkan Bikin Event Cashback Nasional

Kompas.com - 21/10/2020, 17:07 WIB
Ilustrasi cashback untuk konsumen sebagai salah satu program loyalitas produsen. Dok. ShutterstockIlustrasi cashback untuk konsumen sebagai salah satu program loyalitas produsen.

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan promo cashback menjadi hal yang umum ditawarkan, seiring masifnya pertumbuhan platform pembayaran digital di Indonesia. Cashback dinilai mampu meningkatkan penjualan dan mendorong pendapatan bagi pelaku usaha tersebut.

Oleh sebab itu, Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra menyatakan, pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk membuat event cashback secara nasional.

Ia mengatakan, event skala nasional ini akan sulit diwujudkan jika hanya dilakukan oleh perusahaan fintech maupun perbankan, sehingga memang diperlukan peran pemerintah.

"Saya selalu bayangkan, dan kemarin usul ke Pak Luhut, nah bagaimana ini sekiranya pemerintah bisa bikin program cashback nasional," ungkapnya dalam webinar Golkar: Ekonomi Digital dan UMKM Masa Depan, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Meski Sibuk, Tetap Bisa Nikmati Hidup dan Berhemat dengan Transaksi Cashless, Kok Bisa?

Menurut Karaniya, dengan event cashback nasional maka akan memicu peningkatan konsumsi masyarakat, sehingga meningkatkan pergerakkan ekonomi nasional yang terdampak pandemi Covid-19.

Di sisi lain, pelaku usaha yang ikut serta dalam program cashback ini pun akan mendapatkan manfaat dari peningkatan penjualan dan pendapatannya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya kira ini akan sangat membantu utnuk secara nyata meningkatkan pendapatan dari para pelaku UMKM yang tengah kesulitan di tengah pandemi," ujar dia.

Ia menjelaskan, berdasarkan pengalaman OVO dalam melakukan program cashback pada sekitar 650.000 merchant yang dimilikinya selama masa pandemi, telah mampu mendorong pendapatan merchant hingga 42 persen.

Oleh sebab itu, dirinya meyakini program cashback yang gencar dilakukan akan sangat berdampak pada perekonomian.

"Selama masa pandemi dan PSBB, OVO mendorong transaksi di merchant melalui program cashback, pada periode tersebut merchant online mengalami peningkatan omzet sebanyak 42 persen, dirodorng oleh promosi serta publikasi di berbagai kanal," jelas Karaniya.

Baca juga: OVO: Promo Cashback Bikin Penjualan Merchant Naik hingga 30 Persen



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X