Trading Online Rentan Risiko, Wapres Minta Pelaku Industri Pasar Modal Lakukan Mitigasi

Kompas.com - 07/12/2020, 13:45 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat memberikan ucapan Peringatan Hari Pahlawan 2020, Selasa (10/11/2020). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Maruf Amin saat memberikan ucapan Peringatan Hari Pahlawan 2020, Selasa (10/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, perkembangan online trading system sejalan dengan perubahan gaya hidup masyarakat di era pandemi Covid-19 yang mengarah ke serba digital.

Namun demikian, Wapres menilai, pemanfaatan teknologi ini juga membawa risiko dan konsekuensi tersendiri.

Oleh sebab itu, dia menyarankan agar pelaku industri perlu memitigasi berbagai risiko yang mungkin akan timbul dari pemanfaatan teknologi, termasuk dalam online trading di sektor pasar modal syariah.

Baca juga: Erick Thohir Berharap Masa Pandemi Menjadi Kesempatan untuk Majukan Ekonomi Syariah

"Masyarakat sebagai investor harus dilindungi dan menjadi prioritas utama. Masyarakat juga harus mendapatkan edukasi dan literasi tentang bagaimana pemanfaatan layanan berikut risiko-risiko yang akan dihadapi," ujar Ma'ruf secara virtual dalam agenda Seminar Nasional Sharia Invesment, Senin (8/12/2020).

"Pelaku industri pasar modal syariah harus memperkuat infrastruktur sistem online trading ini dengan tata kelola yang baik. Kepastian keamanan sistem harus terus menjadi perhatian dan terus disempurnakan," lanjut dia.

Selain itu, pelaku industri pasar modal diharapkan dapat berperan dan mendukung pelaksanaan peta jalan atau roadmap pasar modal syariah agar industri pasar modal syariah di tanah air dapat terus berkembang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sesuai dengan slogan pasar modal syariah yakni “Berinvestasi yang Amanah”, maka pelaku industri pasar modal syariah hendaknya senantiasa menyadari bahwa bisnis pasar modal merupakan bisnis yang berbasis kepercayaan. Karena itu kepercayaan masyarakat merupakan hal yang mutlak harus dijaga," kata Ma'ruf.

Baca juga: Skema Gaji PNS Dirombak, Sejumlah Tunjangan Akan Dihapus

Ma'ruf pun berharap, ke depan semakin banyaknya generasi milenial yang melek terhadap teknologi finansial (fintech) yang menjadi potensi besar bagi pengembangan pasar modal syariah di Indonesia serta harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pelaku industri pasar modal syariah.

"Pemerintah menyambut gembira dan memberikan apresiasi kepada PT BRI Danareksa Sekuritas atas peluncuran Syariah Online Trading System (SOTS) pada hari ini. Hadirnya SOTS PT BRI Danareksa Sekuritas telah memperluas dan memperbanyak ragam pilihan fasilitas atau alat bantu bagi investor yang ingin melakukan transaksi saham secara syariah," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.