Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Trading Online Rentan Risiko, Wapres Minta Pelaku Industri Pasar Modal Lakukan Mitigasi

Kompas.com - 07/12/2020, 13:45 WIB
Ade Miranti Karunia,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, perkembangan online trading system sejalan dengan perubahan gaya hidup masyarakat di era pandemi Covid-19 yang mengarah ke serba digital.

Namun demikian, Wapres menilai, pemanfaatan teknologi ini juga membawa risiko dan konsekuensi tersendiri.

Oleh sebab itu, dia menyarankan agar pelaku industri perlu memitigasi berbagai risiko yang mungkin akan timbul dari pemanfaatan teknologi, termasuk dalam online trading di sektor pasar modal syariah.

Baca juga: Erick Thohir Berharap Masa Pandemi Menjadi Kesempatan untuk Majukan Ekonomi Syariah

"Masyarakat sebagai investor harus dilindungi dan menjadi prioritas utama. Masyarakat juga harus mendapatkan edukasi dan literasi tentang bagaimana pemanfaatan layanan berikut risiko-risiko yang akan dihadapi," ujar Ma'ruf secara virtual dalam agenda Seminar Nasional Sharia Invesment, Senin (8/12/2020).

"Pelaku industri pasar modal syariah harus memperkuat infrastruktur sistem online trading ini dengan tata kelola yang baik. Kepastian keamanan sistem harus terus menjadi perhatian dan terus disempurnakan," lanjut dia.

Selain itu, pelaku industri pasar modal diharapkan dapat berperan dan mendukung pelaksanaan peta jalan atau roadmap pasar modal syariah agar industri pasar modal syariah di tanah air dapat terus berkembang.

"Sesuai dengan slogan pasar modal syariah yakni “Berinvestasi yang Amanah”, maka pelaku industri pasar modal syariah hendaknya senantiasa menyadari bahwa bisnis pasar modal merupakan bisnis yang berbasis kepercayaan. Karena itu kepercayaan masyarakat merupakan hal yang mutlak harus dijaga," kata Ma'ruf.

Baca juga: Skema Gaji PNS Dirombak, Sejumlah Tunjangan Akan Dihapus

Ma'ruf pun berharap, ke depan semakin banyaknya generasi milenial yang melek terhadap teknologi finansial (fintech) yang menjadi potensi besar bagi pengembangan pasar modal syariah di Indonesia serta harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pelaku industri pasar modal syariah.

"Pemerintah menyambut gembira dan memberikan apresiasi kepada PT BRI Danareksa Sekuritas atas peluncuran Syariah Online Trading System (SOTS) pada hari ini. Hadirnya SOTS PT BRI Danareksa Sekuritas telah memperluas dan memperbanyak ragam pilihan fasilitas atau alat bantu bagi investor yang ingin melakukan transaksi saham secara syariah," ucap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PAM Jaya Buka Lowongan Kerja hingga 24 Juni 2024, Simak Persyaratannya

PAM Jaya Buka Lowongan Kerja hingga 24 Juni 2024, Simak Persyaratannya

Work Smart
Apa Saja Keuntungan Investasi Reksadana?

Apa Saja Keuntungan Investasi Reksadana?

Work Smart
Gandeng Dukcapil, OJK Tingkatkan Pengawasan Sektor Jasa Keuangan

Gandeng Dukcapil, OJK Tingkatkan Pengawasan Sektor Jasa Keuangan

Whats New
Pemanfaatan Gas Domestik Hanya Naik 10 Persen dalam 10 Tahun Terakhir

Pemanfaatan Gas Domestik Hanya Naik 10 Persen dalam 10 Tahun Terakhir

Whats New
IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan, Saham PGEO Naik 10 Persen

IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan, Saham PGEO Naik 10 Persen

Whats New
Catat, Ini Honor Petugas dan Pengawas Pilkada 2024

Catat, Ini Honor Petugas dan Pengawas Pilkada 2024

Whats New
Ada Gangguan Sistem Imigrasi, Angkasa Pura Tambah Petugas Operasional di Bandara

Ada Gangguan Sistem Imigrasi, Angkasa Pura Tambah Petugas Operasional di Bandara

Whats New
Kian Tertekan, Rupiah Dekati Rp 16.500 Per Dollar AS

Kian Tertekan, Rupiah Dekati Rp 16.500 Per Dollar AS

Whats New
Hong Kong Jadi Kota Termahal di Asia, Harga Tanah Capai Rp 74 Juta Per Meter Persegi

Hong Kong Jadi Kota Termahal di Asia, Harga Tanah Capai Rp 74 Juta Per Meter Persegi

Whats New
Pertamina International Shipping Raup Laba Rp 5,4 triliun Sepanjang 2023, Naik 60,94 Persen

Pertamina International Shipping Raup Laba Rp 5,4 triliun Sepanjang 2023, Naik 60,94 Persen

Whats New
Cara Beli Tiket Konser Bruno Mars lewat Livin' by Mandiri

Cara Beli Tiket Konser Bruno Mars lewat Livin' by Mandiri

Whats New
Mendag Zulhas Bakal Perketat Impor Produk Keramik

Mendag Zulhas Bakal Perketat Impor Produk Keramik

Whats New
Investor Khawatir APBN Prabowo, Menko Airlangga: Jangan Mendiskreditkan, Indonesia dalam Situasi Bagus

Investor Khawatir APBN Prabowo, Menko Airlangga: Jangan Mendiskreditkan, Indonesia dalam Situasi Bagus

Whats New
Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Whats New
KAI Buka Rekrutmen Pegawai dari Jenjang SMA hingga S1, Ini Formasinya

KAI Buka Rekrutmen Pegawai dari Jenjang SMA hingga S1, Ini Formasinya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com