Penyederhanaan Birokrasi, 449 Pegawai Eselon III dan IV Kemenaker Beralih ke Jabatan Fungsional

Kompas.com - 30/12/2020, 21:00 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberikan sambutan secara virtual dalam peringatan Hari Pekerja Migran Internasional, Jakarta, Jumat (18/12/2020). Dokumentasi Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberikan sambutan secara virtual dalam peringatan Hari Pekerja Migran Internasional, Jakarta, Jumat (18/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah secara daring melantik 449 pejabat administrator dan pengawas dari eselon III dan eselon IV yang kini beralih ke dalam jabatan fungsional di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Pelantikan tersebut sejalan dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo yang menyatakan perlu dilakukan reformasi birokrasi. Menaker mengatakan bahwa pengalihan jabatan struktural ke dalam jabatan fungsional bukanlah akhir dari karir para pejabat di Kemenaker.

Baca juga: Menaker Pastikan Tidak Ada Dana Mengendap di Kemenaker

Para pejabat yang dilantik harus tetap menjalankan pekerjaan seperti biasa.

"Saya harapkan pejabat-pejabat fungsional yang sudah dilantik hari ini dapat segera menyesuaikan diri. Segera pelajari tugas pokok dan fungsi utama saudara. Pelajari butir-butir kegiatan dan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk segera diaplikasikan dan dikerjakan," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (30/12/2020).

Dirinya juga berharap, para pejabat fungsional yang baru dilantik dapat terus mengembangkan diri dan menghasilkan inovasi-inovasi kerja yang mempercepat dan memperbaiki kinerjanya selama ini.

"Pejabat fungsional saat ini dituntut harus tetap lincah dan juga memiliki kompetensi manajerial yang baik sehingga nantinya mampu menjadi koordinator atau subkoordinator bidang pekerjaan di unit masing-masing," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada saat sidang paripurna MPR tanggal 20 Oktober 2019, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa segera perlu dilakukan penyederhanaan birokrasi menjadi hanya dua level, yaitu jabatan pimpinan tinggi madya dan pratama. Sedangkan jabatan administrator (eselon 3) dan pengawas (eselon 4) disetarakan menjadi jabatan fungsional berbasis keahlian /keterampilan dan kompetensi tertentu.

Penyederhanaan tersebut bermaksud untuk menciptakan birokrasi yang lebih dinamis, lincah, dan profesional dalam peningkatan efektivitas kinerja pelayanan publik.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.