Lelang Surat Utang Awal Tahun, Pemerintah Kantongi Rp 41 Triliun

Kompas.com - 05/01/2021, 18:06 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020). BPMI SetpresMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengantongi utang baru sebesar Rp 41 triliun dari hasil lelang pada hari ini, Selasa (5/1/2021).

Secara keseluruhan, pemerintah melakukan lelang terhadap tujuh seri surat utang, yakni seri SPN03210406 (new issuance), SPN12220106 (new issuance), FR0086 (reopening), FR0087 (reopening), FR0088 (new issuance), FR0083 (reopening) dan FR0089 (new issuance) melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI).

Secara keseluruhan, total penawaran yang masuk sebesar Rp 97,16 triliun.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut 56 Persen Surat Utang Negara Dikantongi Ibu-ibu

"Dengan bids to cover ratio sebesar 2,3 kali. Dibandingkan dengan incoming bids pada lelang SUN pertama di tahun sebelumnya, terdapat kenaikan demand sebesar 19,2 persen," jelas Direktur Surat Utang Negara Deni Ridwan pada hasil lelang SUN dalam keterangan tertulisnya.

Secara lebih rinci, untuk surat utang seri SPN03210406 yang jatuh tempo pada 6 April 2021 jumlah yang dimenangkan Rp 1 triliun dengan imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 2,98313 persen.

Untuk seri SPN12220106 (new issuance) jatuh tempo pada 6 Januari 2022, dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp 2,45 triliun dan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan 3,19090 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seri FR0086 (reopening) jatuh tempo pada 15 April 2026 dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp 4,55 triliun serta yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan 5,06989 persen.

Baca juga: Selamatkan Jiwasraya, Taspen Akan Serap Surat Utang IFG Senilai Rp 10 Triliun

FR0087 (reopening) jatuh tempo pada 15 Februari 2031, dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp 8,95 triliun, dengan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan 5,88881 persen.

Selanjutnya, seri FR0088 (new issuance) jatuh tempo pada 15 Juni 2036, dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp 12,75 triliun dan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,39845 persen.

FR0083 (reopening) jatuh tempo pada 15 April 2040, dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp 7,1 triliun dan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,49983 persen.

Terakhir seri FR0089 (new issuance) jatuh tempo pada 15 Agustus 2051, dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp 4,2 triliun dan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,94984 persen.

"Komposisi investor asing yang berpartisipasi pada lelang hari ini meningkat, yaitu sebesar 11,5 persen dari total bids. Partisipasi asing ini naik signifikan apabila dibandingkan dengan komposisi asing pada lelang SUN terakhir di Desember 2020 yang mencapai 5,9 persen," jelas Deni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.