Bahas Investasi, Luhut Sore Ini Bakal Terima Menlu China di Toba

Kompas.com - 12/01/2021, 09:06 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat koordinasi internal bersama KKP dan Pemerintah Provinsi Bali di Jakarta, Rabu (6/1/2021). Dokumentasi Humas Kemenko MarvesMenteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat koordinasi internal bersama KKP dan Pemerintah Provinsi Bali di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) pada sore ini (12/1/2021), akan menerima langsung kedatangan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Danau Toba, Sumatera Utara.

Juru bicara Menko Marves Jodi Mahardi mengatakan, kunjungan Menlu China ke Indonesia ini sudah lama direncanakan. Namun, karena adanya pandemi Covid-19, Wang Yi mengurungkan niatnya dulu untuk sementara.

"Wang Yi Anggota Dewan Negara RRT akan berkunjung ke Toba besok setelah dari Myanmar dan sebelum ke Jakarta. Wang Yi sejak Februari tahun lalu memang sudah rencana ke Toba namun tertunda karena Covid-19," katanya kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Luhut Ingin Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Jadi Momentum Perbaikan Sistem Pemeliharaan Pesawat

Jodi menjelaskan, dalam pertemuan akan membahas berbagai hal, termasuk mengenai investasi.

"Antara lain akan membahas isu-isu investasi dan proyek strategis serta kerja sama pariwisata. Juga kerja sama penanganan covid dan pemulihan ekonomi nasional," kata dia.

Lebih lanjut kata Jodi, Menlu Wang Yi dijadwalkan bakal bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai mengunjungi Danau Toba, pada Rabu (13/1/2021), atau bertepatan pelaksanaan vaksinasi covid perdana secara nasional.

Jokowi pun direncanakan akan menerima suntikan pertama vaksin sinovac, pada hari kedatangan Menlu China. "Wang Yi dijadwalkan baru diterima Presiden pada Hari Rabu sore di Jakarta," ujarnya.

Pada 9 hingga 10 Oktober 2020, Luhut diutus oleh Presiden Jokowi untuk melakukan kunjungan resmi ke Yunan.

Kunjungan tersebut dalam rangka untuk menemui Menlu China Wang Yi. Pertemuan itu membahas seputar perdagangan dan investasi, kesehatan, vaksin, pendidikan dan riset, e-commerce, kecerdasan buatan, serta pertukaran budaya dan masyarakat.

Selain itu, keduanya juga ingin agar masing-masing negara makin erat dan bersinergi dalam menghadapi situasi dunia di tengah pandemi. Pemerintah China disebut akan menindaklanjuti permohonan dari Menko Luhut agar ada peningkatan akses pasar untuk buah tropis, produk perikanan dan seafood, serta sarang burung walet dan penambahan impor batu bara dari Indonesia.

Kedatangan Wang Yi juga dalam rangka mendorong keterlibatan perguruan tinggi China dalam pengembangan Pusat Konservasi, Penelitian dan Inovasi Tanaman Obat Tiongkok-Indonesia di Humbang Hasudutan, Sumatera Utara.

Baca juga: Luhut: Vaksinasi Dimulai Hari Rabu Pekan Ini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X