Kadin: Dari 131 Juta Tenaga Kerja, 40 Persen Hanya Lulusan SD

Kompas.com - 12/01/2021, 18:57 WIB
Ilustrasi tenaga kerja Indonesia (TKI). KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi tenaga kerja Indonesia (TKI).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani menyebutkan bahwa dari 131 juta tenaga kerja, sebanyak 40 persen di antaranya hanya lulusan Sekolah Dasar (SD).

"Kalau kita flashback sedikit, memang tenaga kerja kita yang jumlahnya 131 juta orang latar belakang pendidikannya masih didominasi oleh Sekolah Dasar (SD). Kurang lebih sekitar 40 persen. Hanya 12 sampai 13 persen yang mempunyai latar belakang diploma atau sarjana universitas," kata Rosan secara virtual dalam agenda Kick Off Diklat 3 in 1 Kementerian Perindustrian, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Jumlah Tenaga Kerja Industri Manufaktur Turun 1,45 Juta Akibat Pandemi

Sebagai pelaku industri, Rosan menyadari bahwa tidak semua bisa tenaga kerja yang berpendidikan rendah tersebut didorong untuk masuk ke perguruan tinggi.

Oleh sebab itu, adanya pelatihan vokasi menjadi hal yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan serta kompetensi para pekerja.

"Terutama dengan adanya kebutuhan tenaga kerja kita ke depannya. Kalau kita lihat bahwa mismatch kebutuhan dunia usaha dan para pekerjanya itu masih sangat besar," kata Rosan. 

"Dengan adanya kegiatan seperti ini (Diklat 3 in 1) ini sangat membantu kami sehingga tenaga kerja yang tersedia adalah tenaga kerja yang siap bekerja dan siap pakai. Tidak hanya sebagai tenaga kerja ahli," sambung dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kemenperin: Kemampuan Serapan Tenaga Kerja Industri Merosot di Tengah Pandemi

Pada awal tahun 2021, Kementerian Perindustrian kembali menyelenggarakan Diklat 3 in 1 berbasis kompetensi secara serentak di tujuh Balai Diklat Industri (BDI).

Program strategis ini merupakan wujud nyata peran pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja industri yang kompeten sesuai kebutuhan industri saat ini, sekaligus upaya untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar siap bersaing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.