Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Kompas.com - 19/01/2021, 19:04 WIB
Pelanggan BPJS Ketenagakerjaan (Dok. BPJS) Pelanggan BPJS Ketenagakerjaan (Dok. BPJS)

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Direktur Humas dan Antar Lembaga BP Jamsostek (BPJS Ketenagakerjaan) Irvansyah Utoh Banja memastikan operasional mereka tetap berjalan seperti biasa, kendati adanya penggeledahan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (kejagung) pada Senin (18/1/2021) kemarin.

Walaupun begitu, sambung Utoh, pihak BPJS Ketenagakerjaan tetap bersedia memberikan keterangan untuk memastikan pengelolaan investasi telah dijalankan sesuai tata kelola yang ditetapkan.

"Operasional kita berjalan seperti biasa. Kami mengedepankan azas praduga tidak bersalah dan menghormati proses penyidikan yang sedang berlangsung di Kejagung," katanya kepada Kompas.com, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

Pihaknya juga berharap, adanya proses penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung tidak memberikan dampak negatif terhadap masyarakat.

Sebagai informasi, Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung mendalami dugaan korupsi di BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, penyidik mulai memeriksa para saksi berdasarkan surat perintah penyidikan nomor Print-02/F.2/Fd.2/01/2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mulai melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait sebagai saksi dalam dugaan perkara tindak pidana korupsi pada pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT BPJS Ketenagakerjaan," kata Leonard dalam keterangannya, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Cadangan Minyak Indonesia Akan Habis dalam Waktu 9,5 Tahun, jika...

Dari jadwal yang telah disusun penyidik, terdapat 20 orang saksi yang bakal diperiksa. Leonard menuturkan, sebanyak 10 orang saksi dimintai keterangan pada hari ini dan sisanya akan diperiksa pada Rabu (20/1/2021).

Seluruh saksi tersebut merupakan pejabat dan karyawan Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan. Di samping itu, penyidik juga sudah melakukan penggeledahan pada Senin (18/1/2021) kemarin.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.