BLT UMKM Diperpanjang, Menko Airlangga Yakin Bakal Dorong Pemulihan UMKM

Kompas.com - 21/01/2021, 17:20 WIB
Ilustrasi penyaluran BLT UMKM (Dok. Shutterstock) Ilustrasi penyaluran BLT UMKM

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah terus berupaya mendorong pemulihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada tahun ini, mengingat kontribusinya yang besar pada perekonomian nasional.

Salah satunya dengan memberikan permodalan melalui perpanjangan program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau bantuan langsung tunai (BLT) bagi UMKM pada tahun 2021.

"Dalam rapat tadi, Pak Presiden mengarahkan UMKM tetap diberikan bantuan permodalan, ini yang sedang kami siapkan dengan Menteri Keuangan," ungkap Airlangga dalam konferensi pers virtual, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Teten Masduki: 88,5 Persen UMKM Pakai BLT untuk Kegiatan Produktif

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan 12 juta pelaku UMKM bisa mendapatkan bantuan sebesar Rp 2,4 juta pada 2021.

Usulan tambahan anggaran untuk program ini diperkirakan sebesar Rp 28,8 triliun.

Airlangga meyakini, dengan stimulus tersebut akan membantu para pelaku UMKM untuk tetap menggerakan usahanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlebih didukung pula dengan stimulus dari segi pembiayaan bagi para pelaku UMKM.

Pemerintah memperpanjang subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 3 persen selama 6 bulan dan menambah plafon KUR menjadi sebesar Rp 253 triliun di 2021.

Baca juga: Usul BLT UMKM Rp 2,4 Juta Dilanjutkan, Teten Surati Menkeu

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan sejumlah stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan pandemi.

Ini diyakini akan membantu penjualan UMKM.

"Program-program perlindungan sosial pun tetap dijalankan pada tahun ini," kata Airlangga.

Program tersebut di antaranya bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), Program Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 110,2 triliun untuk bansos di 2021.

"Dengan daya beli yang terjaga maka UMKM pun bisa lebih bergerak lagi," pungkas Airlangga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X