KILAS

Dirjen Kementan Harap Komoditas Pertanian di Kalteng Punya Nilai Ekonomi

Kompas.com - 19/03/2021, 09:58 WIB

"Petani harus mendapat untung. Petani menjual beras sebagai produk hilir, bukan gabah sebagai produk hulu. Begitu pula produk olahan lainnya dari komoditas pertanian yang ditanam di food estate," jelas Sarwo.

Proyek food estate akan dikebut

Terkait program food estate, Sarwo mengatakan, pihaknya akan mempercepat proyek ini di Kalteng. Adapun target pengembangan kawasan akan dilakukan pada lahan rawa seluas 164.598 hektar (ha).

Pada Tahun Anggaran (TA) 2021, target kegiatan intensifikasi lahan pada luasan Daerah Irigasi (DI) seluas 55.456 ha mengalami perbaikan.

Sementara itu, ekstensifikasi pada luasan DI seluas 73.500 ha mengalami peningkatan jaringan irigasi.

Sarwo menjelaskan, pada TA 2020 telah dilaksanakan aktivitas budidaya pertanian melalui program intensifikasi lahan pada areal sawah eksisting seluas 30.000 ha.

Baca juga: Dikebut, Proyek Food Estate 137.000 Hektar di Kalteng Tuntas Tahun Ini

"Komoditas utama adalah padi, sedangkan komoditas lain seperti hortikultura (sayuran dan buah-buahan), peternakan (itik), dan perkebunan adalah komoditas pendukung," ucapnya.

Lebih lanjut Sarwo mengatakan, Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau saat ini sedang melakukan verifikasi terhadap calon petani dan calon lokasi (CPCL) kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan TA 2021.

"Verifikasi ini mengacu pada peta rencana kegiatan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," imbuhnya.

Dukungan dari asosiasi industri nirlaba

Pada kesempatan yang sama, Senior Advisor Croplife Indonesia Midzon L I Johannis mengatakan, pihaknya sangat mendukung program pembangunan food estate yang tengah digalakkan pemerintah.

Menurutnya, tanpa ada perubahan baik teknologi maupun praktik pertanian, jumlah orang yang berisiko kelaparan di negara-negara berkembang akan meningkat lebih dari 1 miliar di dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.