KSPI: Menaker Hanya Berpihak Kepada Kepentingan Pengusaha Saja

Kompas.com - 19/03/2021, 12:23 WIB
Presiden KSPI Said Iqbal saat diwawancarai media di Jakarta, Senin (20/1/2020) KOMPAS.com/ELSA CATRIANAPresiden KSPI Said Iqbal saat diwawancarai media di Jakarta, Senin (20/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai selama ini Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah terlalu berpihak kepada para pengusaha ketimbang para buruh.

Hal tersebut, kata Said, tercermin dari Surat Edaran yang diterbitkan Ida terkait pembayaran THR pada Lebaran 2020 lalu boleh dicicil oleh para pemilik perusahaan.

“Kami melihat Menteri Ketenagakerjaan selalu berpihak kepada kepentingan pengusaha saja, tidak ada kepentingan buruh yang dipertimbangkan,” ujar Said dalam konferensi pers virtual, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Buruh Ancam Gugat Menaker Jika Keluarkan Aturan Pembayaran THR Dicicil

Akibat kebijakan Ida itu, kata Said, banyak perusahaan yang memutuskan membayar THR secara dicicil kepada para karyawannya.

Padahal, secara finansial perusahaan tersebut mampu membayarkan THR para karyawannya dengan tidak dicicil.

“Seharusnya yang dikeluarkan adalah dalam surat edaran tentang THR tersebut mengacu pada PP 78, itu prinsip. Baru lah dibuat pengecualian terhadap perusahaan yang tidak mampu maka mengajukan izin,  mengajukan data-data,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi Said, perusahaan yang terbukti mengalami kerugian selama dua tahun berturut-turut baru lah diperbolehkan membayar THR para pegawainya secara dicicil.

Namun, dengan adanya surat edaran Menteri Ketenagakerjaan itu, semua perusahaan memutuskan membayar THR secara dicicil.

Baca juga: Soal Pembayaran THR, Menaker Minta Masukan Berbagai Pihak

“Bayangkan sampai hari ini ribuan perusahaan tahun lalu janji mencicil THR-nya belum pada lunas, terutama di sektor garmen, tekstil, sepatu dan lain sebagainya,” ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.