Kasus Rapid Test Antigen Bekas, Ini Kata Stafsus Erick Thohir

Kompas.com - 28/04/2021, 21:03 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Dok. BNPBStaf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyayangkan terjadinya kasus penggunaan alat Rapid Antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara oleh oknum petugas dari Kimia Farma.

"Kami menyesalkan banget yah kejadian yang dilakukan oknum pegawai dari anak perusahaan Kimia Farma untuk masalah Antigen ini di Kualanamu," ujar Arya kepada Kompas.com, Rabu (28/4/2021).

Juru bicara Erick Thohir itu mengaku telah memerintahkan Kimia Farma untuk memperbaiki standar operasional prosedur (SOP) terkait penggunaan alat rapid Antigen di fasilitas-fasilitas kesehatannya.

Baca juga: Kimia Farma Buka Suara soal Penangkapan Petugas Gunakan Alat Rapid Test Bekas

Khususnya, terkait pengolahan limbah medisnya. Hal ini perlu dilakukan agar kejadian seperti di Bandara Kualanamu tak terulang lagi ke depannya.

"Khususnya untuk urusan limbah medis, bahwa pemusnahan limbah medis jadi prioritas bagi kawan-kawan yang melakukan hal yang seperti ini, supaya tidak ada lagi yang namanya daur ulang terhadap alat medis," kata Arya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, lanjut Arya, Kementerian BUMN juga telah meminta Kimia Farma untuk melakukan pengetatan pengawasan kepada para pegawainya.

"Misalnya melakukan pengawasan di lokasi tertentu yang memang diawasi secara CCTV juga. Jadi ada beberapa hal teknis yang memang mereka harus kerjakan untuk pengawasan tersebut," ungkapnya.

Baca juga: Kimia Farma Target Turunkan Impor Bahan Baku Obat

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X