Sandiaga Uno Beri Piagam Penghargaan Sepanjang Masa untuk Didi Kempot

Kompas.com - 24/05/2021, 20:42 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memberikan Piagam Penghargaan Sepanjang Masa untuk Almarhum Didi Kempot.

Pemberian piagam tersebut terungkap dari sebuah video yang diunggah akun Instagram milik Sandiaga Uno pada Senin (24/5/2021).

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan dalam keterangan videonya bahwa piagam diberikan atas dedikasi Didi Kempot untuk industri musik tanah air semasa hidupnya.

Baca juga: Sandiaga Dukung Pengembangan Desa Wisata untuk Bantu Pulihkan Ekonomi

“Bahkan karya-karyanya yang hingga saat ini tidak henti-hentinya masih didengar dan dinikmati oleh seluruh elemen masyarakat. Maka kami di @kemenparekraf.ri memberikan Piagam Penghargaan Sepanjang Masa untuk The Godfather of Broken Heart, Almarhum Didi Kempot,” tulisnya.

Ia lantas mengaku percaya bahwa karya dan kesuksesan Didi Kempot akan menginspirasi banyak pemusik lainnya, khususnya anak-anak muda.

“Para penerus ini yang tentunya akan menjadi tulang punggung kemajuan ekonomi kreatif, membuka lapangan kerja, menghadirkan ekonomi yang berkeadilan,” lanjut Sandiaga Uno.

Baca juga: Sandiaga Uno: Covid-19 Memaksa Kita Menyesuaikan Pariwisata Era Baru

Dalam video yang diunggah, Sandiaga Uno juga sempat mengucapkan beberapa patah kata terkait pemberian Piagam Penghargaan Sepanjang Masa.

“Hari ini dengan penuh rasa syukur saya akan menandatangani Piagam Penghargaan Sepanjang Masa kepada Almarhum Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart. Maestro pop Jawa dan campur sari,” ujarnya.

“Terima kasih atas dedikasinya sepanjang masa. Karya besarmu menginspirasikan semangat kebudayaan di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Baca juga: Kunjungi Pengrajin di Yogyakarta, Sandiaga Uno Dorong Pelaku Kreatif Go Digital

Seperti diketahui Bersama, Didi Kempot meninggal dunia di usia 53 tahun pada Selasa, 5 Mei 2020 silam sekitar pukul 7.30 pagi. Penyanyi bernama lengkap Didi Prasetyo ini meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah.

Didi Kempot adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu campursari dan congdut dari Surakarta. Ia merupakan putra dari seniman tradisional terkenal, Ranto Edi Gudel, serta adik kandung dari pelawak senior Srimulat, Mamiek Prakoso

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar PHK Massal Startup Bertambah Panjang, Kini Jadi 17 Perusahaan hingga November 2022

Daftar PHK Massal Startup Bertambah Panjang, Kini Jadi 17 Perusahaan hingga November 2022

Whats New
Startup Ajaib PHK 67 Karyawan, Gaji Manajemen Dikurangi hingga Pendirinya Tak Digaji

Startup Ajaib PHK 67 Karyawan, Gaji Manajemen Dikurangi hingga Pendirinya Tak Digaji

Whats New
Tekanan IHSG Diproyeksi Berlanjut, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Tekanan IHSG Diproyeksi Berlanjut, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Cerita Luhut Berhasil Lobi CATL agar Mau Investasi Rp 550 Triliun Bangun Ekosistem Mobil Listrik RI

Cerita Luhut Berhasil Lobi CATL agar Mau Investasi Rp 550 Triliun Bangun Ekosistem Mobil Listrik RI

Whats New
Stok Makin Tipis, Pedagang Beras Cipinang Desak Pemerintah Lakukan Impor

Stok Makin Tipis, Pedagang Beras Cipinang Desak Pemerintah Lakukan Impor

Whats New
[POPULER MONEY] Koperasi Pasar Induk Cipinang Bantah Klaim Stok Beras Kementan | Pembangunan IKN Nusantara Dikebut

[POPULER MONEY] Koperasi Pasar Induk Cipinang Bantah Klaim Stok Beras Kementan | Pembangunan IKN Nusantara Dikebut

Whats New
 Wamenkeu Minta Bank Permudah Akses Kredit Buat Produk Dalam Negeri

Wamenkeu Minta Bank Permudah Akses Kredit Buat Produk Dalam Negeri

Whats New
Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Earn Smart
Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Spend Smart
Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Whats New
Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Whats New
Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.