Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menko Airlangga Ajak Rusia Tanam Investasi di Indonesia

Kompas.com - 11/06/2021, 17:52 WIB
Fika Nurul Ulya,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengajak Rusia membuka potensi investasi di Indonesia.

Ajakan itu dilayangkan Airlangga usai menandatangani perjanjian kerja sama dengan partai Presiden Rusia Vladimir Putin, yakni Partai Rusia Bersatu (United Russia Party).

"Peran Rusia begitu diharapkan dalam membuka potensi-potensi investasi di Indonesia," kata Airlangga dalam siaran pers, Jumat (11/6/2021).

Airlangga menjelaskan, Indonesia saat ini sudah menyiapkan regulasi guna mempercepat pemulihan ekonomi, salah satunya UU Cipta Kerja untuk memperlancar dan mempercepat investasi datang ke Indonesia.

Baca juga: PPN Sembako dkk Diyakini Bikin Sistem Pajak Lebih Adil, Begini Penjelasan Stafsus Menkeu

Bagi Indonesia, hubungan bilateral dengan Rusia memiliki nilai yang strategis, sebagai salah satu kekuatan dunia untuk mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

"Momentum pemulihan ekonomi pasca Covid-19 adalah potensi untuk kembali membuka pasar yang terbuka dan menguntungkan kedua negara," beber dia.

Lagipula, kerja sama Indonesia-Rusia yang selama ini terjalin juga telah mampu menopang kestabilan ekonomi kedua negara. Antara lain bidang energi, transportasi, pariwisata, dan infrastruktur.

Di sektor politik, Rusia disebut membantu perkembangan demokratisasi di Indonesia, menjadikan hubungan antara Indonesia dengan Rusia sebagai bagian dari kemitraan strategis.

Baca juga: Nasabah Minna Padi: Sudah Hampir 2 Tahun, Pengembalian Dana Belum Jelas

Di bidang ekonomi, Rusia disebut merupakan mitra dagang utama di kawasan Eropa Timur. Akhirnya, banyak peluang-peluang ekspor Indonesia yang masuk kawasan itu membantu pengusaha.

Di bidang sosial, Rusia disebut membantu RI ketika memghadapi bencana, seperti gempa bumi dan tsunami, lewat pengiriman peralatan canggih dalam membantu proses evakuasi.

"Kerja sama saat ini berkaitan dengan vaksinasi yang sedang berjalan, kami terus mendorong agar distribusi vaksin berjalan lancar dan merata," ucap Airlangga.

Airlangga ingin, ke depan ada kerja sama intens antara Rusia dengan Indonesia di bidang pariwisata. Bidang pariwisata yang dimaksud utamanya adalah penerbangan langsung (direct flight) dari Rusia ke beberapa daerah di Indonesia.

Adapun saat ini, Rusia merupakan salah satu pasar ekspor Indonesia untuk komoditas minyak sawit, karet, tekstil, perikanan, kopi, dan lain-lain.

"Melalui diplomasi secara intens, kita dapat bersama-sama menyelesaikan efek dari Pandemi ini untuk melangkah maju ke depan bagi stabilitas ekonomi demi kepentingan bangsa dan masyarakat secara keseluruhan," pungkas Airlangga.

Baca juga: Ini Strategi Pemerintah Pangkas Utang Jumbo PLN

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com