Kompas.com - 28/07/2021, 19:04 WIB
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN .
BTNPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN .

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN berencana menutup 29 kantor pada tahun ini. Terdiri dari 24 kantor kas, 3 kantor cabang pembantu, 1 kantor cabang, dan 1 payment point.

"Tahun ini BTN akan menutup 29 kantor. Memang tahun ini tidak sebanyak tahun lalu, kalau tahun lalu itu 130-an (kantor di tutup)," ujar Direktur Distribution & Retail Funding Bank BTN Jasmin dalam konferensi pers virtual, Rabu (28/7/2021).

Ia menjelaskan, penutupan sebanyak 29 kantor tersebut, salah satunya yang berlokasi di Aceh. Kemudian kantor-kantor yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) maupun Jawa.

Baca juga: Saat Bank-bank Menutup Kantor Cabangnya...

"Jadi 1 di Aceh terkait dengan adanya implemtasi lembaga keuangan syariah. Lalu lainnya kebanyakan di Jabodetabek dan di Jawa juga," imbuh dia.

Jasmin mengatakan, penutupan kantor dilakukan sebagai upaya perseroan untuk mentransformasi model operasional cabang menjadi point of sales dari sebelumnya point of service.

Selain itu, BTN akan fokus untuk menghimpun dana pihak ketiga (DPK). Adpaun bank pelat merah itu memastikan tidak ada pengurangan karyawan seiring dengan penutupan kantor-kantor cabang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tahun ini lebih banyak meningkatkan produktivitas, jadi banyak cabang-cabang kami ini yang masih belum produktif. Maka salah satu inisiatif strategis tahun ini adalah mengubah brand operating model cabang kami menjadi point of sales," jelas Jasmin.

Baca juga: BTN Kantongi Laba Bersih Rp 920 Miliar pada Kuartal II-2021



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.