Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Titah Erick Thohir ke Bank Pelat Merah demi Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi

Kompas.com - 06/08/2021, 16:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut baik realisasi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2021 yang mencapai 7,07 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Capaian ini disebut sebagai bukti nyata perekonomian Indonesia sedanga berada pada tahap pemulihan dari dampak pandemi Covid-19.

Namun demikian, Erick mengatakan, tren pemulihan tersebut berpotensi terganggu dengan munculnya varian delta ataupun varian virus corona lainnya. Pasalnya, tingginya penyebaran virus corona bakal berdampak ke penurunan aktivitas perekonomian.

Baca juga: Erick Thohir: Pertamina Punya Kapabilitas Jadi Perusahaan Besar Dunia

"Hal ini tentunya menjadi disrupsi di sektor ekonomi yang terus terpengaruh selama pandemi Covid-19 berlangsung," katanya dalam sebuah webinar, Jumat (6/8/2021).

Mantan bos Inter Milan itu menyebutkan, bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) memiliki peranan penting untuk mengantisipasi hal tersebut.

Guna memaksimalkan potensi perekonomian nasional, anggota Himbara pun telah diminta untuk fokus melakukan pembiayaan ke sektor yang berbeda.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kini diminta untuk tidak hanya fokus pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tetapi juga ke segmen usaha ultra mikro. Ini dilakukan dengan membentuk holding ultra mikro yang beranggotakan BRI, PT Permodalan Nasional Mandiri (Persero), dan PT Pegadaian (Persero).

"Selama ini pembiayaan UMKM tentu sudah berjalan dengan baik. Tapi ini harus kita tingkatkan, karena ini adalah backbone dari ekonomi Indonesia, dan juga salah satu kekuatan pembukaan lapangan kerja," tutur Erick.

Kemudian, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk difokuskan untuk melakukan pembiayaan ke pelaku usaha yang berorientasi ekspor. Ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja ekspor nasional.

Baca juga: Erick Thohir Rombak Jajaran Komisaris IFG

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Whats New
Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Whats New
Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Whats New
Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Whats New
Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Whats New
Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Whats New
BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

Whats New
DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

Whats New
Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Work Smart
Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Whats New
Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Whats New
Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Whats New
Cara Daftar dan Aktivasi m-Banking BNI lewat HP Tanpa ke Bank

Cara Daftar dan Aktivasi m-Banking BNI lewat HP Tanpa ke Bank

Whats New
Beralihnya Tim Pengelolaan Food Estate Humbahas dari Kementan ke Kemenko Marves

Beralihnya Tim Pengelolaan Food Estate Humbahas dari Kementan ke Kemenko Marves

Whats New
Sri Mulyani: Pelabuhan dan Komplek Industri Kini Bukan Lagi Dilihat sebagai Tempat Kumuh

Sri Mulyani: Pelabuhan dan Komplek Industri Kini Bukan Lagi Dilihat sebagai Tempat Kumuh

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+