Tarif Tol Trans-Jawa Naik, Ini Kata Masyarakat Transportasi Indonesia

Kompas.com - 21/08/2021, 07:30 WIB
Jalan Tol Solo-Ngawi resmi beroperasi Jalan Tol Solo-Ngawi resmi beroperasi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pemalang Batang Toll Road (PBTR) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) milik PT Waskita Toll Road (WTR) yang mengelola ruas tol Pemalang Batang mulai memberlakukan penyesuaian tarif sejak 19 Agustus 2021 pukul 00.00 WIB.

Penyesuaian tarif ini dilakukan bersamaan dengan tiga ruas lainnya dalam rangkaian tol Trans-Jawa, yaitu ruas tol Semarang – Batang yang dikelola PT Jasamarga Semarang Batang, ruas tol Solo – Ngawi yang dikelola oleh PT Jasamarga Solo Ngawi, dan ruas tol Pasuruan Probolinggo yang dikelola oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol.

Adapun secara rata-rata besaran penyesuaian tarif yang dilakukan adalah sebesar 4,41 persen untuk perjalanan dari Jakarta – Surabaya.

Direktur Utama PBTR, Supriyono menyatakan bahwa pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) juga dilakukan untuk memastikan kenyamanan, keselamatan, dan keamanan pengguna jalan selalu terjaga.

Baca juga: Pengusaha Logistik: Belum Waktunya Tarif Tol Trans-Jawa Naik

“Kegiatan pemenuhan SPM yang sudah dilakukan antara lain monitoring kondisi jalan tol secara berkala, melakukan perbaikan jalanan yang berlubang atau retak, serta memotong rumput di sekitar ruas tol untuk menjaga kerapihan dan keindahan ruas,” jelas Supriyono dalam keterangan resminya, Jumat (20/8/2021).

Selain itu, kenaikan tarif itu di nilai sejalan dengan kebijakan penyesuaian tarif tol serta PBRT berkomitmen untuk senantiasa menjaga pemenuhan SPM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di samping itu, Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengungkapkan bahwa penyesuaian tarif tol merupakan hal yang wajar dan merupakan amanat dalam Undang-Undang.

“Menurut Undang-Undang, penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali mengikuti laju inflasi,” ungkap Djoko.

Baca juga: Tarif Tol Jakarta-Surabaya Naik, dari 691.500 Jadi Rp 722.000

Djoko menambahkan, ruas tol Pemalang – Batang berkontribusi dalam mempersingkat waktu perjalanan dari Jawa Tengah menuju DKI Jakarta dan Jawa Barat. Sehingga adanya ruas tol, waktu perjalanan darat dari Semarang menuju Jakarta dapat dipangkas menjadi kurang dari 6 jam.

Dia juga memandang bahwa penyesuaian tarif diperlukan dalam rangka meningkatkan kemampuan BUJT untuk memenuhi SPM kepada para pengguna jalan.

Adapun kendaraan over-dimension over-load (ODOL) yang melintasi jalan tol menjadi salah satu hal yang cukup memberatkan bagi BUJT.

“Peningkatan Kendaraan ODOL yang melintasi ruas tol membebani operasional BUJT akibat bertambahnya tingkat kerusakan jalan” tutupnya. (Venny Suryanto | Yudho Winarto)

Baca juga: Perlu Bayar Utang, Waskita Berencana Jual 9 Tol Tahun Ini

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Tarif Tol Jakarta-Surabaya naik 4,41%, ini kata MTI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.