BI: Ini Sektor-sektor Bisnis yang Dorong Penyaluran Kredit Naik pada Agustus 2021

Kompas.com - 17/09/2021, 14:49 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia mencatat penyaluran kredit ke sejumlah sektor bisnis terindikasi mengalami peningkatan.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono mengatakan sektor-sektor yang mengalami kenaikan dalam menyerap kredit yaitu real estat, jasa perusahaan dan informasi dan komunikasi terutama untuk mendukung aktivitas operasional, membayar kewajiban yang jatuh tempo dan aktivitas investasi.

"Bank umum masih menjadi preferensi sumber utama penambahan pembiayaan responden rumah tangga. Dengan jenis pembiayaan yang diajukan mayoritas berupa Kredit Multi Guna dan Kredit Kendaraan Bermotor," ucapnya dalam keterangan resmi, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: BI: Penyaluran Kredit Baru pada Agustus 2021 Meningkat

BI menyatakan secara keseluruhan mengindikasikan penyaluran kredit baru pada Agustus 2021 meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal itu tertuang dalam hasil Survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan. Adapun penopang utama pertumbuhan kredit tersebut adalah kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit konsumsi lainnya.

"Sementara jenis kredit modal kerja (KMK) dan kredit investasi (KI) diprakirakan melambat," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan kelompok bank, Erwin menambahkan, pertumbuhan penyaluran kredit baru pada Agustus 2021 diprakirakan terjadi pada bank umum dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

"Sementara penyaluran kredit pada Bank Umum Syariah (BUS) melambat," ujar dia.

Untuk keseluruhan kuartal III-2021, penyaluran kredit baru juga diprakirakan tumbuh, meski tidak setinggi pertumbuhan triwulan sebelumnya.

Baca juga: Restrukturisasi Kredit Diperpanjang hingga 2023, Ini Dampaknya pada Perbankan

Hasil survei menunjukkan, kebutuhan pembiayaan korporasi pada Agustus 2021 tetap tumbuh, meskipun melambat dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Hal itu tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 0,9 persen, lebih rendah dari 1,8 persen pada Juli 2021.

Sejumlah sektor seperti sektor Pertambangan, Industri Pengolahan, dan Jasa Kesehatan terindikasi memiliki kebutuhan pembiayaan yang tidak setinggi bulan sebelumnya terutama dipengaruhi oleh menurunnya kegiatan operasional.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.