Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pahami 17 Subsektor Ekonomi Kreatif Indonesia Beserta Contohnya

Kompas.com - Diperbarui 11/12/2022, 18:14 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia kerap disebut sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

Karena itu, tak heran jika banyak yang bertanya apa saja ekonomi kreatif di Indonesia. Pemerintah kini juga mempunyai kementerian/lembaga yang difokuskan mengurus ekonomi kreatif Indonesia.

Ya, industri kreatif di Tanah Air kini seolah makin naik daun sejak adanya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Barekraf).

Baca juga: Sandiaga Uno Nilai Banyak Potensi Ekonomi Kreatif di Jakarta yang Belum Dikembangkan Maksimal

Betapa tidak, tugas dan fungsi utama Kemenparekraf adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Praktis, pertanyaan mengenai sektor apa saja yang masuk dalam ekonomi kreatif menjadi banyak dilontarkan. Namun, sebelum menjawab pertanyaan tersebut, baiknya pahami dulu apa itu ekonomi kreatif.

Menurut Valentine Siagian, dkk, dalam buku Ekonomi dan Bisnis Indonesia (2020), ekonomi kreatif adalah proses penciptaan, kegiatan produksi dan distribusi barang serta jasa, yang dalam prosesnya membutuhkan kreativitas dan kemampuan intelektual.

Dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, terdapat 17 subsektor ekonomi kreatif di Indonesia, selengkapnya sebagai berikut:

  1. Pengembang Permainan
  2. Arsitektur
  3. Desain Interior
  4. Musik
  5. Seni Rupa
  6. Desain Produk
  7. Fesyen
  8. Kuliner
  9. Film, Animasi dan Video
  10. Fotografi
  11. Desain Komunikasi Visual
  12. Televisi dan Radio
  13. Kriya
  14. Periklanan
  15. Seni Pertunjukan
  16. Penerbitan
  17. Aplikasi

Baca juga: Sandiaga: Perempuan Jadi Game Changer Ekonomi Kreatif di RI

Penjelasan dan contoh subsektor ekonomi kreatif

1. Pengembang Permainan

Industri dan ekosistem permainan (game) lokal memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam ekonomi kreatif Tanah Air.

Kemenparekraf menyebut, kontribusi game untuk ekraf Indonesia pada 2017 adalah 1,93 persen PDB, dengan 44.733 jumlah tenaga kerja di subsektor ini. Di tahun yang sama ada 51 pengembang game lokal baru yang dari tahun ke tahun bertambah jumlahnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PGE Targetkan Kapasitas 'Renewable Energy Geothermal' Naik 2 Kali Lipat

PGE Targetkan Kapasitas "Renewable Energy Geothermal" Naik 2 Kali Lipat

Rilis
Food Station: Harga Beras Sudah Mulai Turun

Food Station: Harga Beras Sudah Mulai Turun

Whats New
Cara Memindahkan Tiang Listrik di Depan Rumah lewat PLN Mobile

Cara Memindahkan Tiang Listrik di Depan Rumah lewat PLN Mobile

Whats New
Pertumbuhan Ekonomi 2022 dan Catatannya

Pertumbuhan Ekonomi 2022 dan Catatannya

Whats New
Mentan SYL Pastikan Kebutuhan Beras Untuk DKI Jakarta dan Nasional Aman

Mentan SYL Pastikan Kebutuhan Beras Untuk DKI Jakarta dan Nasional Aman

Whats New
Rawan Rugi, Swasta Masih Ogah Lirik Bisnis Angkutan Darat Perintis

Rawan Rugi, Swasta Masih Ogah Lirik Bisnis Angkutan Darat Perintis

Whats New
Cegah Skandal Gautam Adani Terjadi di Indonesia, BEI Antisipasi Praktik 'Saham Gorengan'

Cegah Skandal Gautam Adani Terjadi di Indonesia, BEI Antisipasi Praktik "Saham Gorengan"

Whats New
BMRI Bakal 'Stock Split' Saham, Simak Jadwal Pelaksanaannya

BMRI Bakal "Stock Split" Saham, Simak Jadwal Pelaksanaannya

Earn Smart
PTPN Group Pecah Rekor, Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

PTPN Group Pecah Rekor, Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

Whats New
Disentil Jokowi Soal NIM Perbankan Tinggi, OJK: Pak Presiden Khawatir Suku Bunga yang Dipatok Terlalu Tinggi

Disentil Jokowi Soal NIM Perbankan Tinggi, OJK: Pak Presiden Khawatir Suku Bunga yang Dipatok Terlalu Tinggi

Whats New
Waspada, Ini Daftar 50 Pinjol Ilegal yang Dirilis SWI

Waspada, Ini Daftar 50 Pinjol Ilegal yang Dirilis SWI

Whats New
Apple Masih Bertahan dI Tengah Badai PHK Big Tech, Apa Rahasianya?

Apple Masih Bertahan dI Tengah Badai PHK Big Tech, Apa Rahasianya?

Whats New
Daftar 12 Perusahaan Teknologi Dunia yang PHK Massal Karyawannya pada 2023

Daftar 12 Perusahaan Teknologi Dunia yang PHK Massal Karyawannya pada 2023

Whats New
Gua Digital Resmi Bergabung dengan Group Capella Digicrats

Gua Digital Resmi Bergabung dengan Group Capella Digicrats

Rilis
Cara Dapatkan Diskon Tiket Kereta Api 10 Persen untuk Dosen, Tenaga Pendidik, dan Alumni ITS

Cara Dapatkan Diskon Tiket Kereta Api 10 Persen untuk Dosen, Tenaga Pendidik, dan Alumni ITS

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+