Nakes Kesulitan ke RS gara-gara Krisis BBM di Inggris

Kompas.com - 28/09/2021, 12:25 WIB
Pengendara mengantre untuk mengisi mobil mereka di SPBU Sainsbury di Ashford, Inggris, Sabtu, 25 September 2021. PA PHOTO/GARETH FULLER via APPengendara mengantre untuk mengisi mobil mereka di SPBU Sainsbury di Ashford, Inggris, Sabtu, 25 September 2021.
Penulis Mutia Fauzia
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Tenaga kesehatan dan industri transportasi di Inggris mencemaskan krisis BBM di Inggris yang mungkin mendisrupsi jasa, layanan penting, atau industri secara umum.

Pasalnya, krisis BBM yang disebabkan oleh rantai pasok Inggris yang sedang terganggu telah membuat masyarakat setempat 'panic buying' dan banyak SPBU mengalami kelangkaan pasokan.

Dilansir dari Financial Times, Selasa (28/9/2021), industri jasa kesehatan dan industri esensial meminta akses prioritas untuk mendapatkan BBM agar layanan mereka bisa tetap berjalan.

Saat ini, sebanyak 8.000 SPBU di Inggris memgalami kekurangan pasokan BBM.

Pemerintah setempat pun saat ini tengah menyiapkan militer untuk membantu proses penyaluran BBM.

Baca juga: Kelangkaan Sopir Truk Sebabkan Krisis BBM di Inggris

Menteri-menteri yang berkewenangan menyatakan, tentara pengemudi tanker di Inggris bakal dilibatkan bila rantai pasok tak kunjung berjalan normal dan memastikan BBM bisa disalurkan ke lokasi-lokasi yang paling membutuhkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Asosiasi Layanan Kesehatan setempat mengatakan krisis BBM di Inggris membuat tenaga kesehatan yang melakukan mobilitas dengan mobil tertahan untuk berangkat kerja.

Di sisi lain, taksi dan perusahaan pengiriman mengatakan, keterbatasan pasokan BBM menyebabkan disrupsi besar-besaran di rantai pasok pasar.

Pimpinan Asosiasi Layanan Kesehatan Inggris Chaand Nagpaul mengatakan, tenaga kesehatan perlu diberi akses untuk mendapatkan BBM.

"Apakah untuk pergi ke rumah sakit, tempat praktik, atau lokasi layanan kesehatan lain, serta bagi ambulans untuk menjemput orang yang berada dalam kondisi darurat," ujar Nagpaul.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.