Menko Airlangga: Laju Penyebaran Covid-19 di Indonesia Semakin Terkendali

Kompas.com - 28/09/2021, 13:06 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpidato saat menghadiri acara penyerahan bantuan KUR klaster di hotel JW Marriott Hotel Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/9/2021). PT Askrindo memberikan bantuan CSR berupa tiga unit mesin jahit dan satu meja potong kepada nasabah KUR yang dijamim oleh PT Askrindo demi mendongkrak perekonomian dan membangkitkan sektor usaha kecil dan menengah. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/aww.
ANTARA FOTO/Fransisco CarolioMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpidato saat menghadiri acara penyerahan bantuan KUR klaster di hotel JW Marriott Hotel Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/9/2021). PT Askrindo memberikan bantuan CSR berupa tiga unit mesin jahit dan satu meja potong kepada nasabah KUR yang dijamim oleh PT Askrindo demi mendongkrak perekonomian dan membangkitkan sektor usaha kecil dan menengah. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/aww.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan PPKM berlevel menekan penurunan angka kasus positif Covid-19 di wilayah luar Pulau Jawa-Bali.

Tercatat hingga kini, jumlah kasus aktif di luar Jawa-Bali sejak awal penerapan PPKM berbasis level terus menurun. Secara nasional, laju perkembangan kasus masih terkendali, meski kasus di luar Jawa-Bali menyumbang 62,84 persen dari total 42.769 kasus aktif.

“Laju penyebaran Covid-19 di Indonesia semakin terkendali, di mana Rt seluruh provinsi telah berada di bawah 1," kata Airlangga dalam siaran pers, Selasa (28/9/2021).

Rt atau effective reproduction number yaitu angka penambahan kasus yang terjadi di lapangan setelah mendapatkan berbagai intervensi.

Baca juga: Jangan Lengah, Ini Tujuan Memahami Kekayaan Intelektual dalam Dunia Kreatif

Adapun per tanggal 27 September 2021, jumlah kasus aktif menurun 92,98 persen menjadi 40.270 kasus dari puncak kasus aktif pada 24 Juli 2021 yang tercatat sebanyak 574.135 kasus.

Jika dilihat dari angka Rt, laju penyebaran kasusnya ada di bawah satu, yakni 0,62. Angka ini bahkan lebih baik dibanding Singapura sebesar 1,71 dan Malaysia 0,97.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Lima provinsi dengan nilai Rt tertinggi yaitu Maluku 0,88; Gorontalo 0,86; Jateng 0,82; DKI Jakarta 0,82; dan Banten 0,79,” papar dia.

Khusus luar Jawa-Bali, tren kasus konfirmasi per 100.000 penduduk/minggu mengalami penurunan di seluruh 27 provinsi. Per 26 September, hanya 1 provinsi yang masih berada di level 3 yaitu Kalimantan Utara.

Baca juga: Pemerintah Diminta Bersikap Adaptif, Ciptakan Lapangan Kerja Saat Pandemi Covid-19

Kemudian 2 provinsi yang di level 2, yaitu Kalimantan Timur dan Bangka Belitung, sedangkan sebanyak 24 provinsi lainnya sudah berada di Level 1.

Sedangkan untuk tingkat Kabupaten/Kota, hasil asesmen menunjukkan perbaikan. Jumlah kabupaten/kota dengan level 4 dan level 3 mengalami penurunan tajam, dan jumlah kabupaten/kota dengan level 2 dan level 1 mengalami peningkatan.

Saat ini terdapat 76 kabupaten/kota dengan level 3. Sedangkan kabupaten/kota di level 2 sebanyak 275 Kab/Kota, dan 34 kabupaten/kota di level 1.

“Dari 10 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Level 4 di luar Jawa-Bali terdapat perbaikan level asesmen mingguan, yaitu ada 2 kabupaten/kota mengalami perbaikan langsung ke level 2 yakni Banjarmasin dan Kutai Kartanegara," pungkas dia.

Baca juga: Gratis! Begini Cara Mendapatkan Nomor Induk Berusaha Via Sistem OSS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.