BEI: Antusias Masyarakat Sangat Tinggi, Jumlah Investor Saham Bikin Rekor Baru

Kompas.com - 14/10/2021, 12:09 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengungkapkan, antusias masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal tahun ini sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dari pertumbuhan jumlah investor pasar modal dan banyaknya perusahaan yang melantai di BEI.

“Berdasarkan catatan BEI, jumlah SID baru dalam 8 bulan terakhir 2021 telah mencapai rekor terbaru yaitu sebanyak 1 juta investor saham baru. Ini mencerminkan antusias masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal masih sangat tinggi,” kata Inarno dalam Capital Market Summit & Expo 2021 (CMSE 2021) ‘Sinergi Pasar Modal Bagi Pemulihan Ekonomi Nasional’ Kamis (14/10/2021).

Berdasarkan data KSEI per 30 September 2021, single investor identification (SID) di Pasar Modal Indonesia telah mencapai lebih dari 6,4 juta SID, termasuk di dalamnya 2,6 juta SID di saham.

Baca juga: OJK: Masyarakat Tak Belanjakan Uang, Jumlah Investor Ritel Melonjak

Tidak hanya pertumbuhan investor saja yg bertambah, per 30 September 2021 jumlah perusahaan yang terdaftar di BEI mengalami peningkatan menjadi 750 perusahaan tercatat dengan penambahan baru sebanyak 38 listed company.

“Tahun 2021 ini menjadi tahun yg penuh dengan harapan pemulihan ekonomi. Ini tercermin dari aktivitas perdagangan Indonesia selama 3 bulan terakhir,” ujar dia.

Inarno mengatakan, pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir 2 tahun telah menghadirkan tantangan bagi ekonomi dan pasar modal. Penyesuaian secara besar-besaran juga diberlakukan untuk menjamin keberlangsungan pasar modal. Salah satunya dengan pemanfaatan teknologi digital.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Di tengah tantangan kita bisa meraih hasil-hasil yang cukup baik. Salah satunya dari pertumbuhan jumlah investor, perusahaan tercatat maupun aktivitas perdagangan,” tambah dia.

Inarno juga mengungkapkan, tingginya aktivitas transaksi di BEI menjadi rekor baru swastanisasi bursa efek sejak tahun 1992. Adapun pencapaian BEI yakni, jumlah transaksi harian yang mencapai lebih dari Rp 13 triliun per hari atau melonjak 2 kali lipat dalam 5 tahun terakhir.

Demikian juga dengan frekuensi transaksi yang juga naik menjadi rata-rata 1,2 juta transaksi per hari dan merupakan tertinggi di kawasan ASEAN dalam 3 tahun terakhir. Hal ini turut diikuti dengan lonjakan volume perdagangan yang mencapai lebih dari 19 miliar lembar saham per hari.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Stock Split Saham dan Dampaknya Bagi Investor

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.