Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dengan Program Makmur Pupuk Kaltim, Pendapatan Petani Padi di Banyuwangi Naik Jadi Rp 24 Juta per Hektare

Kompas.com - 17/10/2021, 17:01 WIB
Rully R. Ramli,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) mencatat, produktivitas petani yang tergabung dalam Program Makmur mengalami peningkatan signifikan.

Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi mengatakan, program yang dijalankan bersama Pupuk Indonesia itu telah menunjukkan hasil siginifikan di berbagai komoditas, utamanya padi dan jagung dengan produktivitas mencapai 140-145 persen di wilayah tanggung jawab PKT.

Baca juga: Pertahankan Kinerja di Tengah Pandemi, Pupuk Indonesia Raih Penghargaan The Best Company

Ia menyebutkan, salah satu keberhasilan program Makmur PKT terlihat dari peningkatan produktivitas padi di Banyuwangi, Jawa Timur pada September 2021, yang mencapai 9 ton per hektare dari sebelumnya 5 ton per hektar.

"Pendapatan petani padi pun meningkat sekitar Rp 24 juta per hektare, dari sebelumnya maksimal Rp 10 juta per hektare," kata Rahmad, dalam keterangannya, Minggu (17/10/2021).

Rahmad menjelaskan, Program Makmur dilaksanakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan perluasan area tanaman pangan yang dibarengi dengan kesejahteraan petani.

Selain itu, program tersebut juga merupakan upaya PKT dalam meningkatkan penggunaan pupuk nonsubsidi dalam negeri.

Sampai dengan kuartal III-2021, luas tanam PKT untuk program Makmur mencapai 13.796 hektare atau 115 persen dari target 12.000 hektare.

Baca juga: Stok Pupuk Bersubsidi di Jateng Dipastikan Aman Selama Musim Tanam Kedua

Jumlah tersebut terbagi pada komoditas padi seluas 2.452 hektare, jagung 3.085 hektare, kelapa sawit 6.220 hektare dan komoditas lainnya seperti cabe, bawang merah, bawang putih, kakao dan tebu seluas 2.039 hektare.

"Sementara untuk akuisisi petani, program Makmur telah menggandeng 6.557 petani dari target 9.000 orang atau sekitar 72,8 persen dari target," ujar Rahmad.

Melalui Program Makmur, Rahmad optimistis sektor pertanian nasional akan terus meningkat, dengan produktivitas pangan yang didukung kualitas pupuk hingga akses pasar bagi para petani menjadi lebih terjaga.

"Pupuk Kaltim akan terus mengembangkan program Makmur ke depannya, dengan target luasan tanam yang jauh lebih besar untuk berbagai komoditas unggulan di Indonesia," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Daftar Harga Pangan yang Naik Jelang Ramadan

Daftar Harga Pangan yang Naik Jelang Ramadan

Spend Smart
Kominfo Gelar Program Akselerator Startup Batch 8, Sasar Usaha Baru dengan Bisnis Berkelanjutan

Kominfo Gelar Program Akselerator Startup Batch 8, Sasar Usaha Baru dengan Bisnis Berkelanjutan

Whats New
Masih Dibuka, Simak Cara dan Syarat Daftar Kartu Prakerja Gelombang 63

Masih Dibuka, Simak Cara dan Syarat Daftar Kartu Prakerja Gelombang 63

Work Smart
Selama Sepekan Harga Emas Antam 1 Gram Melonjak Rp 11.000

Selama Sepekan Harga Emas Antam 1 Gram Melonjak Rp 11.000

Whats New
Tingkatkan Produktivitas hingga 67 Persen, Software ERP Bisa Jadi Kunci Sukses Bisnis pada 2024

Tingkatkan Produktivitas hingga 67 Persen, Software ERP Bisa Jadi Kunci Sukses Bisnis pada 2024

Whats New
Gelar Dealer Gathering di Medan, Advance Digitals Pamer Produk Terbaru

Gelar Dealer Gathering di Medan, Advance Digitals Pamer Produk Terbaru

Rilis
Cara Top Up Saldo e-Wallet Lewat BCA Mobile dan ATM BCA

Cara Top Up Saldo e-Wallet Lewat BCA Mobile dan ATM BCA

Spend Smart
Prabu Revolusi Jadi Komisaris Kilang Pertamina Internasional

Prabu Revolusi Jadi Komisaris Kilang Pertamina Internasional

Whats New
Hari Terakhir IIMS 2024, Simak Promo dan Penawaran Menarik Cicilan Kendaraan Berikut

Hari Terakhir IIMS 2024, Simak Promo dan Penawaran Menarik Cicilan Kendaraan Berikut

Spend Smart
[POPULER MONEY] Jumlah Penduduk IKN Tidak Dibatasi 2 Juta Orang | Masyarakat Diimbau Tak Lakukan Pembelian Beras Berlebihan

[POPULER MONEY] Jumlah Penduduk IKN Tidak Dibatasi 2 Juta Orang | Masyarakat Diimbau Tak Lakukan Pembelian Beras Berlebihan

Whats New
Jokowi Minta Perbankan Gelontorkan Duit untuk UMKM, BRI Bidik Pertumbuhan Kredit hingga 12 Persen

Jokowi Minta Perbankan Gelontorkan Duit untuk UMKM, BRI Bidik Pertumbuhan Kredit hingga 12 Persen

Whats New
9 Alat Pembayaran Internasional Paling Banyak Dikenal

9 Alat Pembayaran Internasional Paling Banyak Dikenal

Whats New
Aset Bank Syariah dan UUS Tumbuh 11,1 Persen

Aset Bank Syariah dan UUS Tumbuh 11,1 Persen

Whats New
Simak 2 Cara Kirim Saldo DANA ke ShopeePay

Simak 2 Cara Kirim Saldo DANA ke ShopeePay

Spend Smart
Kode Bank Banten dan BPD Lainnya untuk Keperluan Transfer

Kode Bank Banten dan BPD Lainnya untuk Keperluan Transfer

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com