Ini Daftar Proyek Kereta Cepat yang Alami Pembengkakan Biaya

Kompas.com - 19/10/2021, 05:07 WIB
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) terus mengebut sejumlah pengerjaan sarana dan prasarana untuk menunjang operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Proyek tersebut ditargetkan bisa selesai pada tahun 2022 mendatang. Dokumentasi PT KCICPT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) terus mengebut sejumlah pengerjaan sarana dan prasarana untuk menunjang operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Proyek tersebut ditargetkan bisa selesai pada tahun 2022 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Heboh biaya proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang membengkak atau mengalami cost overrun (kelebihan biaya) menjadi 8 miliar dollar AS terus bergulir.

Terlebih skema pembangunan proyek itu juga kini melibatkan anggaran negara dari semula business to business.

Tak pelak, hal tersebut menuai berbagai komentar. Apalagi pembekakan biaya ini bukan yang pertama kalinya.

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini sudah tiga kali mengalami pembekakan biaya. Dari semua 5,9 miliar dollar AS menjadi 6,07 miliar dollar AS dan kini berpotensi menjadi 7,37 miliar dollar AS hingga 7,67 miliar dollar AS.

Baca juga: Faisal Basri: Hentikan Proyek Kereta Cepat, Food Estate, dan Ibu Kota Baru

Dengan kurs Rp 14.200 per dollar AS, proyek kereta cepat Jakarta Bandung dari semua dirancang hanya menelan biaya Rp 83,8 triliun, membengkak menjadi Rp 86,2 triliun, lalu bengkak lagi menjadi setara sekitar Rp 104,7 triliun hingga Rp 108,9 triliun.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT KAI (Persero) Salusra Wijaya menyebut bahwa cost overrun tidak hanya terjadi pada proyek kereta cepat di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, pembengkakan biaya juga terjadi di hampir seluruh proyek kereta cepat di banyak negara.

"Cost overrun sering terjadi pada proyek kereta cepat yang sifatnya kompleks karena penganggaran awal yang optimis, kegagalan tata kelola manajemen proyek dan penundaan pembebasan lahan , antara lain menjadi sebab," kata Salusra saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR (1/9/2021).

Dia pun membeberkan daftar proyek kereta cepat di berbagai negara yang mengalami pembengkakan biaya.

Baca juga: Kapan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi? Simak Progres dari KCIC

Berikut daftarnya:

Halaman:
Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.