Kompas.com - 19/10/2021, 08:37 WIB
Proses pembangunan Sirkuit Mandalika KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANIProses pembangunan Sirkuit Mandalika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah bakal menyelenggarakan ajang World Superbike di KEK Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada November tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah sudah menetapkan jumlah maksimal penonton di ajang ini beserta syarat dan ketentuannya.

Mantan Menteri Perindustrian ini menjelaskan, penonton dibatasi hanya 25.000 orang dengan syarat sudah mendapat vaksinasi lengkap.

"Untuk 25.000 peserta dari masyarakat keliling di mana 2/3 dari daerah sekitar Mandalika, di mana 1/3 dari daerah lain dengan persyaratan pembelian tiket 2 kali vaksin," kata Airlangga dalam konferensi pers PPKM, Senin (18/10/2021).

Baca juga: PLN Jamin Pasokan Listrik Selama Penyelenggaraan Balapan di Mandalika

Adapun saat ini, pemerintah masih terus mempercepat akselerasi vaksin di daerah yang menjadi tuan rumah Superbike itu.

Presiden RI Joko Widodo meminta akselerasi vaksin dosis kedua mencapai 50 persen dari jumlah penduduk sebelum perhelatan berlangsung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sementara saat ini jumlah yang disuntik divaksin lebih dari dosis 1 sudah 70 persen, dan kelihatan dari pengecekan di lapangan sudah siap," beber Airlangga.

Sebagai informasi, setidaknya ada 3 event yang akan berlangsung sejak November 2021 hingga tahun 2022. Rangkaian pertama adalah Asia Talent Cup tanggal 12-14 November.

Kemudian diikuti oleh Indonesia Mandalika World Superbike tanggal 19-21 November. Lalu, perhelatan Motobike rencananya bakal terlaksana tahun depan.

Baca juga: ITDC Gandeng Pertamina, Sirkuit Mandalika Resmi Ganti Nama, Jadi Apa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.