KILAS

Tingkatkan Perekonomian Desa Kuala Tolak, ANJ Beri Pembinaan Tata Kelola Madu Kelulut

Kompas.com - 29/11/2021, 20:27 WIB

Seperti diketahui, menurut Bank Dunia, Indonesia telah menurunkan tingkat kemiskinan lebih dari setengahnya dibandingkan dengan periode tahun 1999 hingga 2020.

Untuk mengurangi tingkat kemiskinan, ANJ berupaya meningkatkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah tempat operasi sebagai salah satu misi bisnis.

Baca juga: Kemendag: Ekspor-Impor Bisa Menjadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi 2022

Mengembangkan inovasi pertanian ramah lingkungan

Program Tani Mandiri

Selain meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar lewat pengelolaan madu Kelulut, ANJ juga mengembangkan inovasi pertanian ramah lingkungan melalui program Tani Mandiri.

Pengembangan program Tani Mandiri dilakukan oleh salah satu anak perusahaan ANJ, PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA) yang berlokasi di Binanga, Sumatera Utara (Sumut).

Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) dan para petani Desa Tobing Jae, Kecamatan Huristak.

Program Tani Mandiri muncul atas dasar keresahan masyarakat binaan Desa Tobing Jae, Kecamatan Huristak terhadap serangan hama tikus, burung pipit dan serangga yang telah mengakibatkan kegagalan panen mencapai 60 persen pada 2017.

Baca juga: Kisah Para Petani di Ngawi Jadi Penembak Hama Tikus, 1 Orang Bisa Dapat 100 Ekor

Selain itu, pengendalian hama masih menggunakan bahan kimia yang dapat merugikan lingkungan sekitar. Hal ini juga dipengaruhi adanya kelompok tani (poktan) yang memiliki potensi untuk dikembangankan melalui budi daya padi dengan pengendalian hama terpadu.

General Manager ANJA Taupan S. Sibarani mengatakan, tujuan dari program Tani Mandiri adalah menciptakan pertanian ramah lingkungan dan areal percontohan pertanian sawah terpadu di Desa Tobing Jae.

Selain itu, Tani Mandiri juga menghasilkan beberapa manfaat bagi para petani, seperti pemanfaatan predator alami burung hantu sebagai pembasmi hama tikus di persawahan dikenal dengan program gupon kendali hama tikus dengan burung hantu (Kehati Burhan).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.