AP I Catat Pergerakan Penumpang Pesawat Naik 16,7 Persen di November 2021

Kompas.com - 06/12/2021, 19:26 WIB
Bandara Pattimura, Ambon, salah satu bandara yang dikelola oleh PT AP I. ANTARA/HO/ PT Angkasa Pura I (Persero) ANTARA/HO/ PT Angkasa Pura I (Persero)Bandara Pattimura, Ambon, salah satu bandara yang dikelola oleh PT AP I. ANTARA/HO/ PT Angkasa Pura I (Persero)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I mencatat trafik penumpang pesawat di 15 bandara kelolaan naik sebesar 16,7 persen pada November 2021.

Pada akhir November 2021, ada 3,43 juta pergerakan penumpang dibandingkan Oktober 2021 yang sebanyak 2,86 juta pergerakan penumpang.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, trafik penumpang itu merupakan yang tertinggi sejak Januari 2021. Sebelumnya, trafik penumpang tertinggi terjadi pada Juni 2021 yaitu sebesar 3,42 juta pergerakan.

Baca juga: Nasib BUMN Angkasa Pura I: Terlilit Utang Menggunung Rp 35 Triliun

"Trafik penerbangan di 15 bandara yang kami kelola terus mengalami peningkatan pasca penerapan PPKM Darurat Juli 2021 lalu," ujar Faik dalam keterangan tertulis, Senin (6/12/2021).

Menurut Faik, peningkatan pergerakan penumpang itu, merupakan salah satu indikasi mulai kembalinya kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalan udara seiring dengan semakin terkendalinya penanganan Covid-19 secara nasional.

Selain jumlah penumpang, peningkatan juga terjadi pada trafik pesawat di November 2021 yang tumbuh 12,1 persen menjadi 34.479 pergerakan pesawat dari 30.730 pergerakan pesawat pada Oktober 2021.

Begitu pula dengan dengan trafik kargo yang tumbuh meski tidak signifikan yakni sekitar 1 persen.

Trafik kargo tercatat mencapai 39,04 juta kilogram pada November 2021 dari posisi 39,02 juta kilogram pada Oktober 2021.

Baca juga: Terlilit Utang, Angkasa Pura I Putar Otak Cari Dana Tambahan

"Peningkatan trafik penerbangan di tengah melandainya angka kasus Covid-19 di tanah air menunjukkan bahwa melakukan perjalanan udara adalah hal yang aman dilakukan dan bandara bukan merupakan penyebab munculnya kluster penularan Covid-19,” jelas Faik.

Adapun trafik penumpang tertinggi pada November lalu terjadi di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebesar 739.406 pergerakan penumpang, sedangkan trafik penumpang tertinggi kedua ada di Bandara Juanda Surabaya sebesar 668.452 pergerakan penumpang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.