LPS Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,5 Persen, Apa Pemicunya?

Kompas.com - 09/03/2022, 13:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) optimistis, tren positif pertumbuhan ekonomi nasional masih akan berlanjut, di tengah kondisi perekonomian yang masih dibayang-bayangi ketidakpastian.

Tensi geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang semakin memanas, potensi inflasi yang tinggi, kebijakan tapering dari bank sentral Amerika Serikat, dan tekanan dari pandemi Covid-19 varian omicron diproyeksi berimbas terhadap perekonomian berbagai negara, khususnya negara berkembang.

Namun demikian, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, perekonomian RI masih akan tumbuh positif, ditopang kebijakan moneter dan kebijakan fiskal yang tepat.

Baca juga: Sepanjang Pandemi, Usaha Mikro Milik Perempuan Berkontribusi ke Pemulihan Ekonomi

“Kami yakin selama kita masih tetap menjalankan kebijakan moneter dan kebijakan fiskal kita dengan baik, artinya kebijakan moneter yang mendukung ekonomi dan kebijakan fiskal yang juga mendukung ekonomi, perekonomian kita masih akan tumbuh dengan baik,” ujar dia, dalam keterangan tertulis, Rabu (9/3/2022).

Lebih lanjut Ia bilang, di tengah berbagai ketidakpastian yang mengemuka tersebut, dengan kebijakan yang tepat,  pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 dapat mencapai kisaran 4,8-5,5 persen secara tahunan (year on year/yoy).

“Jika melihat dari sisi moneter, jumlah uang yang ada di sistem yang betul-betul siap untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, jumlahnya masih cukup tinggi, di atas 20 persen pertumbuhannya,” katanya.

Terkait proyeksi tren pertumbuhan simpanan dan rekening di perbankan, Purbaya memaparkan, selama bulan Januari 2022, nilai total simpanan bank umum tercatat sebesar Rp 7.439 triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp 800,4 triliun atau bertambah sebanyak 12,06 persen secara yoy.

Baca juga: Layanan Digital Perbankan Tumbuh Pesat, LPS Ingatkan Risiko Meningkatnya Kejahatan Siber

Kemudian, nilai total simpanan pada tier dengan saldo kurang dari Rp 2 miliar  mengalami kenaikan sebesar Rp 130,5 triliun, atau bertambah sebanyak 4,53 persen yoy.

Sementara nilai total simpanan pada tier dengan saldo lebih dari Rp 2 miliar juga mengalami kenaikan sebesar Rp 669,9 triliun, atau bertambah sebanyak 17,82 persen yoy.

Dalam hal jumlah rekening, pada bulan Januari 2022, jumlah rekening dengan saldo kurang dari Rp 2 miliar meningkat sebesar 91,73 juta rekening atau bertambah sebanyak 26 persen yoy.

Sedangkan jumlah rekening dengan saldo lebih dari Rp 2 miliar meningkat sebanyak 19.000 rekening atau bertambah sebanyak 6,38 persen yoy.

“Ini kelihatannya ada pemain baru di level income rendah yang mulai memanfaatkan jasa perbankan, saya prediksi ini dari kalangan pelajar sekolah menengah yang mereka mulai masuk berinvestasi sehingga mereka membutuhkan rekening di perbankan,” ucap Purbaya.

Baca juga: LPS Akan Diberi Mandat untuk Menjamin Polis Asuransi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.