Andreas Renard Widarto
Pengusaha

Millennial, Pengusaha & Mahasiswa Doktoral Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro

Mengantisipasi Turbulensi Ekonomi Dunia

Kompas.com - 25/07/2022, 16:58 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

WINTER is coming” merupakan sebuah frasa yang diucapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya saat membuka annual meeting World Bank dan IMF pada Oktober 2018. Hampir seluruh delegasi yang hadir saat itu memberikan standing applause setelah Jokowi berpidato.

Ungkapan “Winter is coming” itu yang digunakan Jokowi itu dikutip dari episode pertama pada musim pertama film seri Game of Thrones (GoT) yang dirilis tahun 2011. Game of Throne merupakan film seri televisi yang memecahkan rekor paling banyak ditonton sepanjang masa.

Saya berpendapat bahwa pidato itu adalah salah satu pidato terbaik Presiden Jokowi. Presiden berusaha menggambarkan banyaknya masalah perekonomian yang akan dihadapi dunia dengan memilih perumpamaan dari kutipan dialog film seri yang saat itu tengah populer secara global.

Baca juga: Winter is Coming dari Jokowi, Sinyal Sekaligus Sindiran

Pidato tersebut berhasil mendapatkan perhatian internasional, baik ilustrasi maupun pentingnya konten yang disampaikan Presiden Jokowi. Jika Anda masih ingat pidato Jokowi yang disampaikan hampir empat tahun yang lalu tersebut, maka Presiden Jokowi berhasil menyampaikan pesan yang penting dengan metode yang menarik dan mudah diingat banyak orang.

Frasa ‘winter is coming’ kemudian diulang oleh Presiden Jokowi dalam pidatonya ketika membuka 1st Finance Ministers & Central Bank Governors Meeting dalam rangkaian acara G-20 pada 17 Februari 2022 di Jakarta, tepat seminggu sebelum Rusia melakukan invasi ke Ukraina. Pidato tersebut kembali menyoroti kondisi ekonomi dunia yang terguncang dan pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

Ungkapan "Winter is coming" sendiri memiliki makna yang mendalam bagi seluruh dunia untuk mempersiapkan diri menghadapi keadaan buruk yang akan datang. Dalam serial Game of Thrones diceritakan bahwa pada benua fiksi bernama Westeros musim dingin dapat berlangsung dalam waktu yang sangat lama tanpa dapat diprediksi kapan akan berakhir. Musim dingin dianalogikan sebagai suatu keadaan yang buruk, yang setiap orang harus bersiap untuk menghadapinya dalam jangka waktu yang panjang.

Krisis pangan dan energi, serta inflasi tinggi

Saat ini "musim dingin" yang berat sepertinya telah benar–benar datang. Ekonomi dunia telah mulai memasuki turbulensi yang penuh dengan ketidakpastian. Krisis energi dan bahan pangan yang melanda dunia saat ini akibat konflik Rusia – Ukraina, serta berbagai macam perang dagang komoditas menandakan "musim dingin" telah datang.

Pengungsi Ukraina mengantre di terminal bus untuk menuju bagian barat negara, setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengesahkan operasi militer di bagian timur Ukraina, di Kiev, Ukraina, Kamis (24/2/2022).UMIT BEKTASANTARA FOTO/REUTERS Pengungsi Ukraina mengantre di terminal bus untuk menuju bagian barat negara, setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengesahkan operasi militer di bagian timur Ukraina, di Kiev, Ukraina, Kamis (24/2/2022).
Krisis tersebut membuat harga minyak dan berbagai komoditas pangan lainnya melambung tinggi. Kenaikan harga berbagai komoditas tersebut berdampak sistemik memukul perekenomian dunia yang belum sepenuhnya pulih setelah pandemi Covid-19.

Pekan lalu, Bloomberg merilis laporan bahwa tingkat inflasi di Amerika Serikat (AS) telah mencapai level 9,1 persen year on year (yoy) yang merupakan tingkat inflasi tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Pada sebulan terakhir saja, tingkat inflasi di AS tercatat naik sebesar 1,32 persen dari bulan sebelumnya.

Baca juga: Inflasi di AS Tembus Level Tertinggi dalam 40 Tahun Terakhir

Kenaikan tingkat inflasi bulanan pada bulan lalu itu juga merupakan kenaikan level inflasi yang tertinggi sejak tahun 2005. Untuk menekan inflasi yang terus meningkat, The Fed kemudian menaikkan tingkat suku bunga secara agresif. Saat ini pada Juli 2022, tingkat suku bunga The Fed telah berada pada level 1,5 - 1,75 persen, padahal pada Februari 2022 tingkat suku bunga The Fed masih berada pada level 0,25 persen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keunggulan Minyak Makan Merah Dibandingkan Minyak Goreng Biasa

Keunggulan Minyak Makan Merah Dibandingkan Minyak Goreng Biasa

Whats New
BUMN Dinilai Perlu Ciptakan Diversifikasi Pendanaan Agar Tak Ketergantungan dengan APBN

BUMN Dinilai Perlu Ciptakan Diversifikasi Pendanaan Agar Tak Ketergantungan dengan APBN

Whats New
IHSG Akhiri Pekan Turun 0,70 Persen, INKP, BBCA, dan ARTO Jadi Top Losers

IHSG Akhiri Pekan Turun 0,70 Persen, INKP, BBCA, dan ARTO Jadi Top Losers

Whats New
Simak Biaya BBN Motor Terbaru, Syarat, dan Cara Mengurusnya

Simak Biaya BBN Motor Terbaru, Syarat, dan Cara Mengurusnya

Spend Smart
Simak 4 Tips Hadapi Dampak Inflasi dan Stagflasi Global

Simak 4 Tips Hadapi Dampak Inflasi dan Stagflasi Global

Whats New
Pertamina Group Buka Lowongan Kerja hingga 11 Oktober 2022, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Pertamina Group Buka Lowongan Kerja hingga 11 Oktober 2022, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Work Smart
Hadapi Resesi Ekonomi 2023, Lakukan Langkah Penting Ini

Hadapi Resesi Ekonomi 2023, Lakukan Langkah Penting Ini

Spend Smart
Sektor Perbankan Jadi Kunci Penting dalam Penerapan Green Economy

Sektor Perbankan Jadi Kunci Penting dalam Penerapan Green Economy

BrandzView
Pasca Pandemi Covid-19, Traktor Nusantara Optimis Usaha Sektor Logistik Makin Membaik

Pasca Pandemi Covid-19, Traktor Nusantara Optimis Usaha Sektor Logistik Makin Membaik

Whats New
Minat Jadi Lender Fintech? Simak Dulu Risikonya

Minat Jadi Lender Fintech? Simak Dulu Risikonya

Whats New
KFC Tutup Layanan Pesan Antar 14022, Kini Pesan Lewat Aplikasi

KFC Tutup Layanan Pesan Antar 14022, Kini Pesan Lewat Aplikasi

Whats New
5 Cara Membantu Karyawan Mengurangi Stres Masalah Finansial

5 Cara Membantu Karyawan Mengurangi Stres Masalah Finansial

Work Smart
Harga Cabai Merah Keriting Naik Imbas Curah Hujan Tinggi

Harga Cabai Merah Keriting Naik Imbas Curah Hujan Tinggi

Whats New
Selain Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Perpres 112/2022 Ditargetkan Dorong Investasi Hijau

Selain Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Perpres 112/2022 Ditargetkan Dorong Investasi Hijau

Whats New
Meningkat Selama 3 Tahun, Indeks Literasi Ekonomi Syariah Indonesia 2022 Sebesar 23,3 Persen

Meningkat Selama 3 Tahun, Indeks Literasi Ekonomi Syariah Indonesia 2022 Sebesar 23,3 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.