Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Calon Emiten Ini Bakal Catatkan Saham di BEI Pekan Depan

Kompas.com - 05/08/2023, 18:00 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak enam calon emiten akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Initial Public Offering (IPO). Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT), dan Multi Garam Utama Tbk (FOLK) di sektor industrials akan listing di BEI pada Senin 7 Agustus 2023.

Sementara itu, Sinar Eka Selaras (ERAL) di sektor consumer cyclicals, Paperocks Indonesia (PPRI) di sektor basic materials, ITSEC Asia (CYBR) di sektor teknologi, dan Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) akan listing pada Selasa 8 Agustus 2023.

Dari enam calon emiten yang akan listing, satu di antaranya yakni ERAL menetapkan harga perdana sahamnya Rp 390 per lembar. Sementara 5 calon eiten lainnya di harga kisaran Rp 100-an per lembar saham.

Baca juga: Ditanya Soal Rencana IPO, Bos Pelni Ungkap Persiapannya

Untuk lebih rincinya simak prospektus singkat 6 calon emiten yang bakal listing di BEI pekan depan:

1. Sinar Eka Selaras (ERAL)

Anak usaha dari Grup Erajaya ini akan melepas sebanyak 1,03 miliar saham biasa atas nama yang mewakili 20 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham dengan harga Rp 390 per lembar saham.

Adapun total dana IPO yang dikantongi adlah Rp 404,6 miliar.

Perseroan juga mengadakan Program Employee Stock Allocation (ESA) dengan jumlah sebesar 1,2 juta saham biasa atas nama atau sebesar 0,12 persen dari saham yang ditawarkan pada saat IPO.

Adapun penggunaan dana IPO, 37 akan diberikan kepada entitas anak dalam bentuk pinjaman, di antaranya, PT Mitra Internasional Indonesia dan PT Era Aktif Indonesia. Kemudian 13,7 persen akan diberikan kepada entitas anak lainnya, dalam bentuk penyetoran meodal, di antaranya PT Era Gaya Indonesia dan PT Master Selam Nusantara. Sisanya sebesar 49,2 persen akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja perseroan.

Baca juga: Dua Calon Emiten Batal IPO Bulan Ini

2. Paperocks Indonesia (PPRI)

PPRI akan melepas 275 juta lembar saham biasa atas nama atau sebesar 25,58 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan setelah Penawaran Umum ini. Perseroan menetapkan harga saham Rp 140 per lembar dengan nilai dana IPO yang ditargetkan mencapai Rp 38,5 miliar.

Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 165 juta Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan atau sebanyak 20,63 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat IPO dengan total dana dari Waran Seri I sebanyak-banyaknya Rp 33 miliar.

Baca juga: PHE Batal IPO Tahun Ini

3. ITSEC Asia (CYBR)

Perseroan berencana melepas sahamnya sebanyak 1 miliar lembar saham baru atau 15,6 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga Rp 100 per lembar saham. Adapun target dana IPO yang dibidik adalah Rp 100,8 miliar.

Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan 504,3 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru atau sebanyak 9,2 persen dari total jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh saat IPO, degnan total dana yang diperoleh dari Waran Seri I sebesar-besarnya adalah Rp 201,7 miliar.

Adapun penggunaan dana IPO sebanyak 87 persen akan digunakan untuk modal kerja dan sekitar 13 persen akan digunakan sebagai belanja moadl. Sementara penggunaan dana dari Waran Seri I sebanyak 86 persen untuk modal kerja, dan 14 persennya lagi untuk belanja modal.

Baca juga: IPO Perusahaan Ke-52 di BEI, Royaltama Mulia Langsung Tembus ARA


4. Ingria Pratama Capitalindo (GRIA)

GRIA berencana melepas 1,7 miliar lembar saham baru atas nama yang dikeluarkan dari protopel dan mewakili 26,24 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor perseroan dengan harga penawaran Rp 120 per saham. Adapun target dana IPO yang dibidik adalah Rp 207 miliar.

Bersamaan dengan penawaran umum perdana saham, perseroan juga akan menerbitkan 800,7 juta saham biasa atas nama dalam rangka pelaksanaan Pinjaman Wajib Konversi (PWK). Nilai pokok PWK sebesar Rp 96 miliar.

Adapun penggunaan dana IPO sebanyak Rp 151,9 miliar digunakan untuk pembayaran utang kepda pihak ketiga, sehubungan dengan pembelian lahan. Sisanya akan digunakan perseroan untuk modal kerja.

Halaman:


Terkini Lainnya

Simak 10 Tips Investasi di Pasar Modal bagi Pemula

Simak 10 Tips Investasi di Pasar Modal bagi Pemula

Earn Smart
Pantau Dampak Pelemahan Rupiah, Kemenhub: Belum Ada Maskapai yang Mengeluh

Pantau Dampak Pelemahan Rupiah, Kemenhub: Belum Ada Maskapai yang Mengeluh

Whats New
Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak

Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak

Whats New
Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Whats New
Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Work Smart
PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

Whats New
Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Whats New
Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Whats New
Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Whats New
Bos Superbank Akui Selektif  Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat 'Fintech Lending'

Bos Superbank Akui Selektif Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat "Fintech Lending"

Whats New
Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Whats New
Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Whats New
Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Whats New
Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Whats New
Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com